Page 104 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 MARET 2020
P. 104
Title WABAH CORONA, BURUH TUNDA AKSI UNJUK RASA TOLAK OMNIBUS LAW CIPTA KERJA
Media Name kompas.com
Pub. Date 18 Maret 2020
https://money.kompas.com/read/2020/03/18/193300826/wabah-corona-buruh- tunda-
Page/URL
aksi-unjuk-rasa-tolak-omnibus-law-cipta-kerja
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
JAKARTA, - Serikat buruh memutuskan menunda aksi unjuk rasa penolakan
rancangan undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja. Penundaan ini
dilakukan karena telah mewabahnya virus corona di Indonesia. Sebelum virus
tersebut mewabah, serikat buruh berencana menggelar aksi unjuk rasa pada Senin
(23/3/2020) mendatang.
"MPBI berharap pemerintah dan DPR juga berempati dengan situasi penyebaran
corona saat ini dengan menunda pembahasan Omnibus Law Klaster
Ketenagakerjaan," ujar Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dalam keterangan
tertulisnya, Rabu (18/3/2020).
Sementara itu, Presiden KSPI Said Iqbal meminta penundaan aksi buruh jangan
malah dijadikan kesempatan buat DPR untuk melakukan pembahasan secara diam-
diam. Apalagi sampai memaksakan kehendak harus sudah rampung dalam 100 hari
pembahasan.
"Kami minta pemerintah dan DPR fokus terhadap penanganan corona.
Buruh saja bisa menunda aksi, DPR harusnya juga bisa menunda pembahasan RUU
Omnibus Law Cipta Kerja," kata Said. Sedangkan Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban
mengaku masih menaruh harapan kepada Presiden Jokowi. Dia yakin pemerintah
akan mendengar suara buruh dalam RUU Omnibus Law Cipta Kerja.
"Kita minta serikat buruh tidak menganggap remeh situasi ini. Perjuangan terhadap
Omnibus Law Cipta Kerja akan terus dilanjutkan. DPR juga jangan coba-coba
memanfaatkan situasi ini dengan melakukan pembahasan diam-diam terus tiba-tiba
disahkan," ucap dia.
Seperti diberitakan, kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat. Pemerintah
mengumumkan adanya penambahan jumlah kasus positif virus corona atau Covid-
19 secara signifikan sejak kemarin hingga hari ini, Rabu (18/3/2020).
Menurut Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto,
hingga saat ini ada 227 kasus Covid-19 di Indonesia.
"Ada tambahan 55 kasus, sehingga total sampai sekarang, dihitung sampai kami
melaporkan pada Rabu, 18 Maret 2020 pukul 12.00 ada 227 kasus," ucap Achmad
Yurianto, dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Rabu.
Page 103 of 142.

