Page 25 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 MARET 2020
P. 25

Title          DUGAAN PELANGGARAN DI PABRIK ES KRIM AICE, MENAKER ANCAM BERI SANKSI
               Media Name     kumparan.com
               Pub. Date      18 Maret 2020
                              https://kumparan.com/kumparanbisnis/dugaan-pelanggaran-di-pabrik-es-kr im-aice-
               Page/URL
                              menaker-ancam-beri-sanksi-1t30p5aqFPg
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive












               Kementerian Ketenagakerjaan menerjunkan tim khusus pengawas ketenagakerjaan
               untuk memeriksa pabrik es Krim Aice. Hasilnya, tim menemukan beberapa dugaan
               pelanggaran yang dilakukan PT Alpen Food Industry selaku produsen es Krim Aice.

               Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, saat ini tim tengah mengecek
               dan memverifikasi laporan tersebut. Dia menegaskan jika PT AFI terbukti
               melanggar, maka Kemenaker akan memberikan sanksi sesuai dengan perundang-
               undangan.

               "Saat ini tim terus bekerja melakukan tahap pemeriksaan dokumen dan permintaan
               keterangan kepada pekerja dan pengusaha serta para pihak terkait untuk dilakukan
               pendalaman materi dugaan pelanggaran Norma Kerja, Norma Perempuan serta
               termasuk penerapan norma K3 di lokasi kerja," ujar Ida, Senin (17/3).

               "Kalau terbukti tentu kita berikan sanksi tegas sesuai peraturan perundang-
               undangan," kata Ida melanjutkan.

               Sejumlah isu pelanggaran ketenagakerjaan sempat menghempas PT AFI.
               Perusahaan asal Singapura itu disebut menggaji buruh pabriknya dengan upah yang
               tidak layak dan mengabaikan keselamatan kerja hingga beberapa di antaranya
               sampai keguguran.

               Dua masalah itu sampai membuat ratusan buruh pabrik Aice mogok kerja. Mereka
               menuntut upah yang layak dan kondisi lingkungan kerja yang aman.

               Sebelumnya, manajemen PT AFI telah mengkonfirmasi dua isu tersebut. Soal upah,
               PT AFI memastikan telah menggaji pekerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

               "Setiap perusahaan memiliki kebijakan dalam pemberian upah. AFI telah mengikuti
               regulasi yang ada. Setiap kebijakan yang ditempuh dalam menentukan kenaikan
               anggaran gaji mengacu dan sudah mengikuti kepada ketentuan pengupahan," kata
               Legal Corporate PT AFI, Simon Audry Halomoan Siagian, saat menggelar press
               briefing di kawasan Senayan, 28 Februari lalu.





                                                       Page 24 of 142.
   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30