Page 52 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 MARET 2020
P. 52

Title          KEMNAKER SOAL HEBOH TKA CHINA MASUK RI: MEREKA ILEGAL, HARUS DIPULANGKAN
               Media Name     kumparan.com
               Pub. Date      18 Maret 2020
                              https://kumparan.com/kumparanbisnis/kemnaker-soal-heboh-tka-china-masu k-ri-mereka-
               Page/URL
                              ilegal-harus-dipulangkan-1t33mjCy30b
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive
















               Masyarakat dihebohkan oleh keberadaan 49 tenaga kerja asing atau TKA China
               yang tiba di Bandara Haluoleo, Kendari. Hal ini menyita perhatian, di tengah
               sejumlah pembatasan lalu lintas warga negara asing, untuk mencegah penularan
               virus corona.

               Diketahui, puluhan TKA itu berkerja di perusahaan pemurnian nikel yaitu PT Virtue
               Dragon Nickel Industry (PT VDNI) yang ada di Kecamatan Morosi, Kabupaten
               Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

               Staf Khusus Kementerian Tenaga Kerja, Dita Indah Sari, mengungkapkan ke-49
               warga negara China yang ada di perusahaan itu tidak memiliki ijin kerja dari
               Direktorat Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing Kemnaker alias ilegal.

               "Mereka hanya mengantongi visa kunjungan. Keberadaan warga negara asing di
               lokasi kerja, tanpa visa kerja, jelas menyalahi aturan. Oleh karena itu malam ini
               mereka semua diperintahkan meninggalkan lokasi perusahaan," tulis Dita di akun
               twitter pribadinya @Dita_Sari_ dikutip kumparan Rabu (18/3).

               Menurutnya, setelah meninggalkan lokasi perusahaan, mereka harus dikarantina
               dengan benar. Tak hanya itu, dia menambahkan, perusahaan yang mempekerjakan
               mereka akan disidik dengan ancaman pidana sesuai bunyi di UU 13 tahun 2003
               tentang Ketenagakerjaan, khususnya pasal 42 dan 43.

               Sedangkan terkait pemulangan 49 tenaga kerja asing ilegal ke negara asalnya di
               China, Ia mengatakan, tindakan deportasi merupakan wewenang imigrasi.

               "Deportasi dsb adalah wewenang imigrasi. Kemnaker akan berkoordinasi dengan
               imigrasi," ujar Staf Khusus Kemnaker itu.

               Sebelumnya, Kapolda Sultra Brigjen Pol Merdisyam, menyebut para TKA asal China
               itu baru tiba dari Jakarta untuk memperpanjang visa di Kedutaan China di Jakarta.





                                                       Page 51 of 142.
   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57