Page 64 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 MARET 2020
P. 64

Title          KAPOLDA SULTRA SOAL 49 TKA CHINA TERBUKTI ILEGAL: PENINDAKAN DI KEMENAKER
               Media Name     kumparan.com
               Pub. Date      18 Maret 2020
                              https://kumparan.com/kumparannews/kapolda-sultra-soal-49-tka-china-ter bukti-ilegal-
               Page/URL
                              penindakan-di-kemenaker-1t373lTQ2ba
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) memastikan 49 TKA China yang mendarat di
               Bandara Haluoleo Kendari sebagai tenaga kerja ilegal. Para TKA tersebut pun
               terancam dipulangkan ke negaranya.  Merespons hal itu, Kapolda Sultra Brigjen Pol
               Merdisyam mengatakan, kewenangan penindakan dan pemulangan TKA tersebut
               merupakan wewenang Imigrasi dan Kemenaker.

               "Terkait hal ini merupakan kewenangan dari Imigrasi untuk OA (Orang Asing)-nya
               dan kewenangan dari Kemenaker untuk perusahaan yang mempekerjakan OA jika
               ada yang dilanggar," kata Merdisyam kepada kumparan, Rabu (18/3).

               Merdisyam menuturkan, kepolisian tak memiliki hak penindakan. Hal itu berdasarkan
               aturan yang berlaku.  "Sesuai perundang yang ada," ujar Merdisyam.

               Sebelumnya, Staf Khusus Kementerian Tenaga Kerja, Dita Indah Sari,
               mengungkapkan ke-49 warga negara China yang ada di perusahaan itu tidak
               memiliki izin kerja dari Direktorat Pengendalian Penggunaan Tenaga Kerja Asing
               Kemnaker alias ilegal.

               "Mereka hanya mengantongi visa kunjungan. Keberadaan warga negara asing di
               lokasi kerja, tanpa visa kerja, jelas menyalahi aturan. Oleh karena itu malam ini
               mereka semua diperintahkan meninggalkan lokasi perusahaan," tulis Dita di akun
               twitter pribadinya @Dita_Sari_ dikutip kumparan Rabu (18/3).

               Menurutnya, setelah meninggalkan lokasi perusahaan, mereka harus dikarantina
               dengan benar. Tak hanya itu, dia menambahkan, perusahaan yang mempekerjakan
               mereka akan disidik dengan ancaman pidana sesuai bunyi di UU 13 tahun 2003
               tentang Ketenagakerjaan, khususnya pasal 42 dan 43. Sedangkan terkait
               pemulangan 49 tenaga kerja asing ilegal ke negara asalnya di China, Ia
               mengatakan, tindakan deportasi merupakan wewenang imigrasi.

               "Deportasi adalah wewenang imigrasi. Kemnaker akan berkoordinasi dengan
               imigrasi," ujar Staf Khusus Kemnaker itu.

               Sebelumnya, kedatangan TKA China ilegal di Kendari ini berasal dari viralnya video
               di media sosial. Kedatangan TKA China ilegal ini terjadi di tengah wabah virus
               corona di Indonesia, dan pemerintah telah menutup kedatangan WNA dari negara-
               negara terdampak corona salah satunya adalah China.




                                                       Page 63 of 142.
   59   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69