Page 38 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 SEPTEMBER 2021
P. 38

MA'RUF: 137 JUTA PEKERJA RI, LULUSAN KAMPUS CUMA 10 PERSEN

              Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut pekerja yang merupakan lulusan pendidikan tinggi ( PT )
              hanya sekitar 13,3 juta atau 10 persen dari sekitar 137 juta pekerja di Indonesia per Februari
              2021. Catatan itu ia sampaikan berdasarkan data Angkatan Kerja BPS bulan Februari 2021.

              "Dari sekitar 137 juta pekerja hanya 13,3 juta orang atau sekitar 10 persen yang lulusan jenjang
              pendidikan tinggi," kata Ma'ruf dalam acara Rapat Terbuka Senat Universitas Islam Malang, Senin
              (6/9).

              Ma'ruf mengatakan data itu memiliki korelasi yang erat dengan kualitas, produktivitas serta daya
              saing  para  pekerja  Indonesia.  Karenanya,  ia  berharap  para  mahasiswa  ke  depannya  dapat
              menjadi sarjana yang mumpuni, akademik yang unggul, berdaya saing.

              "Kemajuan  suatu  bangsa  ditentukan  oleh  kualitas  pendidikan  sumber  daya  manusianya.
              Pendidikan merupakan faktor terpenting dalam mewujudkan bangsa yang bermartabat," kata
              Ma'ruf.

              Di sisi lain, Ma'ruf menegaskan bahwa pemerintah tengah menempatkan pembangunan Sumber
              Daya Manusia (SDM) unggul sebagai program prioritas nasional.

              SDM  unggul,  kata  dia,  menjadi  kunci  Indonesia  dapat  memenangkan  persaingan  global.  Ia
              mengatakan  SDM  unggul  harus  menjadi  tagline  nasionalisme  bagi  para  milenial  yang  akan
              membawa tongkat estafet kemajuan Indonesia ke depannya.
              "Anda semua dituntut punya kemampuan bersaing pada tingkat global, tetapi jati diri Anda tetap
              harus melekat sesuai dengan identitas dan akhlak insan nusantara," kata dia.

              Selain itu, Ma'ruf mendorong untuk digelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas di
              wilayah yang menerapkan PPKM level 1-3. Hal itu bisa dilakukan seiring dengan penurunan kasus
              virus corona (Covid-19) di wilayah tersebut.

              "Mendorong  untuk  dilakukan  Pembelajaran  Tatap  Muka  terbatas  di  tingkat  perguruan  tinggi
              terutama di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1-3 dengan
              menerapkan protokol kesehatan ketat," kata dia.

              Ma'ruf juga mengimbau seluruh civitas academica dapat berperan aktif menyukseskan program
              vaksinasi virus corona. Ia berharap melalui vaksinasi dan menjaga protokol kesehatan ketat PTM
              dapat berjalan dengan aman dan lancar.

              "Serta tidak menimbulkan klaster penularan baru," kata Ma'ruf.

              (rzr/DAL).



















                                                           37
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43