Page 107 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 DESEMBER 2019
P. 107
Title MENAKER: PMI JANGAN BAWA PULANG PAHAM RADIKALISME
Media Name merdeka.com
Pub. Date 13 Desember 2019
https://www.merdeka.com/peristiwa/menaker-pmi-jangan-bawa-pulang-paham -
Page/URL
radikalisme.html
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah mengingatkan kepada para Pekerja
Migran Indonesia (PMI) tidak terpapar paham radikalisme yang membahayakan
kehidupan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Jangan ikut ideologi dan pemikiran keagamaan yang radikal, karena bertentangan
dengan Pancasila. Ketika kembali ke tanah air, jangan membawa radikalime," kata
Menaker saat berdialog dengan lebih dari 200 PMI yang bekerja di Sony Company,
Malaysia, Kamis, 12 Desember 2019.
Selain mewaspadai paham radikal, Menaker juga meminta kepada pekerja Indonesia
di Malaysia dan di manapun berada juga melakukan dua hal yang tak kalah penting.
Yakni menjadi duta bela negara, yang menebarkan semangat nasionalisme dan
cinta tanah air, serta I menjadi duta wisata, mempromosilkan potensi pariwisata
Indonesia.
Dalam forum dialog yang penuh keakraban tersebut, Menaker menegaskan
komirmen negara memberikan perlindungan terhadap PMI. "Saat ini kita sudah
punya Undang-Undang yang lebih baik untuk memastikan perlindungan terhadap
PMI yaitu Undang-Undang tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia" kata Ida
Fauziyah.
Ida juga menyampaikan beberapa program dari pemerintah terkait dengan
pemberdayaan untuk purna-PMI, seperti program Desa Migran Produktif
(Desmigratif), pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mantan PMI, dan lain-
lain. "Tentu ibu-ibu dan mbak-mbak semua akan pulang kampung dan menjadi
wirausaha" tutur Menaker perempuan pertama di era reformasi ini.
Para pekerja yang semuanya perempuan menyambut baik kunjungan ini. Mereka
memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan berbagai keluhan dan masukan
kepada pemerintah RI. Salah satu PMI asal Malang meminta kepada pemerintah
untuk menghapus sistem kerja kontrak. Di kesempatan yang sama PMI asal Lombok
meminta kepada pemerintah untuk mempermudah permodalan usaha bagi purna-
PMI. [paw]
Page 106 of 176.

