Page 72 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 DESEMBER 2019
P. 72
Rupanya, postingan Dedi itu dibaca agen yang kebetulan berteman dengan Dedi di
Facebook. Agen itu seorang perempuan bernama Lily. Ternyata Lily diketahui juga
berada di Bandara Dubai dan tenaga mencari Ahmad Yani. Namun karena
Bandara Dubai sangat luas, pencarian Ahmad Yani tidak membuahkan hasil.
"Kemungkinan dia (Lily) jadi pengikut saya di Facebook sehingga bisa membaca
postingan saya," kata Dedi.
Postingan Dedi mendapat beragam respons dari warganet. Beberapa dari mereka
mengecam agen yang membiarkan TKI telantar di Dubai. Namun Lily melalui akun
Facebook miliknya menyampaikan klarifikasi seraya mengucapkan terima kasih
kepada Dedi yang membantu Ahmad Yani.
Lily dalam akunnya menceritakan kronologi terpisah dengan Ahmad Yani. Awalnya,
ia dikirim perusahaannya untuk menjemput salah satu krunya, Ahmad Yani, karena
dalam kondisi tidak baik.
Keduanya berangkat bersama-sama dari Mauritius ke Dubai dengan kondisi tempat
duduk terpisah jauh, karena penuhnya penumpang dalam penerbangan tersebut.
Setibanya di Dubai, Lily berusaha mengejar Ahmad Yani yang sudah jauh berada di
depan, namun akhirnya terpisah. Bersama polisi bandara, Lily berusaha mencari
Ahmad Yani.
"Tapi rupanya ada orang yang membantunya langsung ke gate C22. Alhamdulillah
kami sudah bertemu atas bantuan postingan Pak Dedi dan pihak Bandara Dubai ,"
kata Lily.
Dedi Usulkan Adanya Patroli di Bandara Atas kejadian tersebut, Dedi mengusulkan
Kedutaan Besar Indonesia menempatkan petugas di bandara-bandara yang menjadi
tempat potensi keberangkatan atau transit TKI. Seperti Bandara Malaysia, Dubai
Arab Saudi dan lainnya.
Saya usulkan setiap hari ada petugas untuk monitor dan keliling di bandara untuk
membantu jika ada TKI yang mengalami kesulitan," kata anggota DPR RI fraksi
Partai Golkar ini.
Usulan Dedi merujuk pada kerapnya dia menemukan TKI bermasalah tiap pergi ke
luar negeri. Dia pernah menemukan TKI yang kabur dari majikannya dan telantar di
Bandara Malaysia hingga membantu TKI bermasalah dari Afrika saat berada di
Dubai.
Ia berharap dari masalah yang ditemuinya, perwakilan Indonesia di luar negeri
harus bisa belajar memperhatikan TKI-TKI.
"Saya punya feeling bahwa saya pasti menemukan peristiwa seperti ini. Setiap pergi
ke luar negeri, saya selalu temukan problem TKI," kata Dedi.
Page 71 of 176.

