Page 95 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 DESEMBER 2019
P. 95
Ida juga menyampaikan beberapa program dari pemerintah terkait dengan
pemberdayaan untuk purna-PMI, seperti program Desa Migran Produktif
(Desmigratif), pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mantan PMI, dan lain-
lain. "Tentu ibu-ibu dan mbak-mbak semua akan pulang kampung dan menjadi
wirausaha" tutur Menaker perempuan pertama di era reformasi ini.
Sementara itu saat bertemu PMI di shelter KBRI Kuala Lumpur Ida Fuaziah
mengingatkan pentingnya kompetensi sebelum pekerja berangkat ke luar negeri.
Menurutnya calon pekerja migran harus memenuhi tiga syarat, yaitu memiliki
kompetensi, memiliki kemampuan bahasa dan budaya negara setempat dan
mengikuti prosedur resmi yang legal. "Jangan berangkat sebelum siap," tegas Ida di
KBRI Kuala Lumpur.
Pada kesempatan tersebut, Ida mendengarkan keluhan para PMI. Mereka
mengalami beberapa masalah seperti gaji yg tidak dibayar oleh majikan, mengalami
pelecehan seksual, kekerasan, dan lain-lain. Menanggapi persoalan tersebut, Ida
berkomitmen untuk memperkuat perlindungan terhadap PMI. "Pemerintah akan
terus berusaha memperkuat perlindungan terhadap PMI", tandasnya.
Dalam kunjungannya tersebut, Menaker juga menyapa PMI yg sedang beraktivitas
di dapur shelter KBRI Kuala Lumpur. Ida Fauziyah juga sempat menyicipi masakan
yg dibuat oleh ibu-ibu PMI tersebut. (Binti Mufarida)
(nfl)
Page 94 of 176.

