Page 50 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 31 OKTOBER 2019
P. 50
federasi ingin bertemu dengan Gubernur DKI, Anies Basweda untuk meyakinkan
beliau agar berani menetapkan UMP DKI Jakarta 2020 sebesar 16 persen atau
sekitar Rp4,6 juta," kata ketua buruh Winarso saat berunjuk rasa di depan Balai
Kota, Jakarta, Rabu.
Dia menambahkan rekomendasi UMP sebesar Rp4,6 juta tersebut telah melalui
berbagai survei tentang kebutuhan riil masyarakat di DKI Jakarta.
Dia menyebutkan jika dilihat dari survei lain, misalnya BPS, maka seharusnya orang
tinggal di DKI mereka harus punya pendapatan sebesar Rp5 juta.
"Artinya sangat rasional ketika dewan pengupahan dari unsur buruh hanya
merekomendasikan Rp4,6 juta. Ini adalah bentuk win-win solution. Bentuk kerja
sama dalam hubungan yang baik dengan Apindo dan pemerintah," jelas dia.
Buruh meminta pemerintah agar tidak menetapkan UMP menggunakan PP 78/2015
yang hanya sbesar 8,51 persen atau sekitar Rp4,2 juta.
Para buruh berencana akan bertahan di Balai Kota hingga bertemu dengan
Gubernur DKI, Anies Baswedan.
"Kami harus menyampaikan langsung apa yang menjadi tuntutan kami. Apa yg
menjadi aspirasi kami, karena kami lihat Pak Anies sangat terbuka bagi
masyarakat," kata dia.
Menurut dia pihaknya telah mengajukan surat untuk audiensi mengenai UMP
tersebut sejak seminggu yang lalu, namun surat itu tidak ada tanggapan.
Oleh sebab itu mereka ingin memastikan Anies menemui mereka yang telah
menunggunya di depan Balai Kota.
Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani Editor: Hendra Agusta COPYRIGHT (c)2019 .
Page 30 of 172.

