Page 402 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 SEPTEMBER 2021
P. 402
Dia mengatakan itu dalam Rapat Kerja (Raker) Organisasi Profesi Ikatan Kerja Seluruh Indonesia
dalam rangka Pembinaan Organisasi Profesi Pengantar Kerja Tahun 2021 di The Alana Hotel
Solo, Karanganyar, Kamis (16/9/2021) hingga Sabtu (18/9/2021).
Hal senada juga diungkapkan Direktur Bina Pengantar Kerja Kemnaker Indyah Winasih dalam
sambutanya. Dia berpesan agar Ikaperjasi bermanfaat bagi anggota dan banyak orang.
"Rapat kerja ini diharapan dapat memberikan hasil diskusi yang lebih mendalam mengenai
bentuk program kerja dan kegiatan yang akan dilaksanakan," ujarnya.
Kemudian, lanjutnya, hasil raker tersebut bisa disesuaikan dengan kebutuhan anggota
Ikaperjasi, sehingga memberikan manfaat sebanyak-banyaknya bagi mereka.
Sementara itu, Asisten Deputi Standarisai Jabatan dan Kompetensi SDM Aparatur Deputi Bidang
Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) Istyadi Insani juga hadir menjadi pembicara.
Istyadi membawakan materi berjudul "Penguatan Peran dan Fungsi Organisasi Profesi terhadap
Profeionalisme Pejabat Fungsional Pengantar Kerja".
Dia mendorong Ikaperjasi melakukan enam hal untuk meningkatkan perannya, yaitu
penyusunan dan penegakan kode etik profesi , penyusunan standar kompetensi profesi, uji
kompetensi dan sertifikasi, pemberian advokasi, pengembangan profesi, serta pengembangan
ilmu, metode, dan inovasi.
Pada kesempatan ini, Kepala Dinas (Kadis) Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans) Jawa
Tengah, Kadis Naker Kota Surakarta, dan Biro Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (
BP2MI ) membawakan materi yang berbeda-beda untuk mendukung penguatan fungsionaris
Ikaperjasi.
Kegiatan ini dihadiri 50 orang dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.
Hadirin adalah pengurus Ikaperjasi dan peninjau dari pejabat fungsional Pengantar Kerja
Kemnaker dan BP2MI. Sebagai informasi, Ikaperjasi terbentuk sebagai salah satu organisasi
profesi pada Musyawarah Nasional pada 2003.
401

