Page 448 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 SEPTEMBER 2021
P. 448
MENAKER IDA TINJAU AKTIVASI REKENING PEKERJA PENERIMA BSU PADA
SEKTOR JASA TRANSPORTASI
CILEGON - Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menyaksikan pembukaan dan aktivasi
rekening secara kolektif bagi penerima bantuan Pemerintah berupa subsidi gaji/upah (BSU)
tahun 2021 untuk pekerja/buruh sektor jasa transportasi di PT Cilegon Raya Utama Motor,
Cilegon, Banten, pada Jumat (17/9/2021).
"Alhamdulillah dari data jumlah pekerja sebanyak 91 orang di perusahaan ini, 58 orang di
antaranya telah menerima BSU, dan hari ini saya menyaksikan langsung aktivasi pembukaan
rekening secara kolektif yang difasilitasi oleh Bank BRI," kata Menaker Ida.
Ia juga meminta perusahaan untuk terus berkoordinasi dengan Bank Himbara terkait pencairan
bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah (BSU) bagi pekerja/buruh yang disalurkan melalui
skema pembukaan rekening baru secara kolektif (Burekol).
Menaker Ida menjelaskan, penyaluran BSU melalui skema Burekol diperuntukan bagi penerima
BSU tahun 2021 yang belum memiliki rekening pada Bank Himbara. Melalui skema, ini
diharapkan penyaluran BSU lebih tepat sasaran.
"Kami berharap perusahaan yang pekerjanya telah terdaftar sebagai penerima BSU melalui
skema Burekol untuk segera berkoordinasi dengan Bank Himbara terkait aktivasi rekening baru
yang telah dibuatkan pemerintah," katanya.
Ia menambahkan, proses aktivasi rekening baru dilakukan di perusahaan, di mana pihak bank
penyalur mendatangi masing-masing perusahaan untuk melakukan aktivasi rekening baru
tersebut. Sehingga, para pekerja/buruh yang telah ditetapkan menerima BSU tidak perlu lagi
datang ke bank penyalur untuk melakukan aktivasi rekening secara mandiri.
"Jadi kami harapkan aktivasi rekening baru ini tidak menyebabkan penumpukan orang di bank.
Hal ini sebagai bentuk ketaatan kita menerapkan protokol kesehatan," katanya.
Khusus untuk Banten sendiri, Menaker Ida menyebut jumlah Penerima BSU sebanyak 214.308
pekerja/buruh dan lebih spesifik lagi untuk Kota Cilegon jumlah penerimanya sebanyak 13.120
orang pekerja/buruh, data ini merupakan data update hingga 17 September 2021.
"Saya berpesan baik kepada perusahaan maupun pekerja, seiring ditetapkannya penuruanan
level PPKM wilayah Jawa-Bali menjadi level 3, agar jangan lengah, jangan terlalu euforia, dan
tentu mulai membiasakan menaati protokol kesehatan yang ketat, serta pentingnya mengukuti
vaksinasi," tutur Ida.
(atk).
447

