Page 512 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 SEPTEMBER 2021
P. 512

KEMNAKER TERUS PERKUAT PERLINDUNGAN TENAGA KERJA DISABILITAS DI
              DAERAH
              JAKARTA  -  Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemnaker)  terus  mempercepat  implementasi  Unit
              Layanan  Disabilitas  (ULD)  Bidang  Ketenagakerjaan  di  daerah  untuk  melindungi  hak  para
              penyandang disabilitas dalam mendapatkan kesempatan kerja dan berwirausaha.

              Direktur  Jenderal  Pembinaan  Penempatan  Tenaga  Kerja  dan  Perluasan  Kesempatan  Kerja
              (Binapenta dan PKK) Kemnaker Suhartono menyatakan, isu disabilitas senantiasa hadir sejalan
              dengan isu kesetaraan, inklusi, dan non-diskriminasi yang memiliki keterkaitan dalam semua sisi,
              termasuk bidang ketenagakerjaan.

              "Secara asasi, kita memerlukan hubungan ketenagakerjaan yang menghormati keberagaman,
              kemampuan, dan potensi setiap individu di lingkungan kerja yang mampu mewadahi berbagai
              perbedaan latar belakang, termasuk kondisi disabilitas," kata Suhartono saat membuka secara
              virtual  Rakor  Percepatan  Penyelenggaraan  Unit  Layanan  Disabilitas  (ULD)  Bidang
              Ketenagakerjaan Wilayah Provinsi Jambi, dikutip Jumat (17/9/2021).

              Ia  mengatakan,  dalam  mewujudkan  pembangunan  ketenagakerjaan  inklusi  di  Indonesia,
              Kemnaker telah menetapkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 21 Tahun 2020 tentang
              Pedoman Penyelenggaraan Unit Layanan Disabilitas Bidang Ketenagakerjaan.
              Selain  itu,  isu  disabilitas  ini  adalah  isu  lintas  sektoral  yang  penanganannya  memerlukan
              keterlibatan seluruh pemangku kebijakan bersama antara Kemnaker dengan Kemenko Bidang
              Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kemendagri, serta Kementerian Perencanaan
              Pembangunan Nasional/Bappenas.

              "Perlunya keterlibatan bersama dalam melaksanakan kegiatan percepatan penyelenggaraan Unit
              Layanan  Disabilitas  (ULD)  bidang  ketenagakerjaan  tahun  2021,  baik  dalam  lingkup  nasional
              maupun regional Provinsi dan Kabupaten/Kota," katanya.
              Menurut  Dirjen  Suhartono,  Menaker  Ida  Fauziyah  memiliki  concern  yang  tinggi  terhadap  isu
              disabilitas, khususnya bidang Ketenagakerjaan. Oleh karenanya, ia meminta agar ULD ini bisa
              dapat diimplementasikan secepatnya.

              "Ini bisa menjadi momentum yang tepat dari sisi ketenagakerjaan bagi saudara-saudara kita
              penyandang disabilitas," ucapnya.

              Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menjelaskan, ini merupakan langkah yang
              tepat dalam menyamakan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah, juga dunia usaha baik
              swasta, BUMN, BUMD serta memfasilitasi penyandang disabilitas untuk mendapatkan pekerjaan
              yang layak dan meningkatkan sinergi program, khususnya di lingkup Provinsi Jambi.

              "Saya meminta OPD terkait untuk menyiapkan unit layanan disabilitas dan bermitra dengan dunia
              usaha dan industri dalam upaya meminimalisasi angka pengangguran, terutama pada tenaga
              kerja disabilitas," kata Abdullah.

              Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jambi akan terus mengoptimalkan pembentukan ULD Bidang
              Ketenagakerjaan untuk memantapkan perekonomian masyarakat dan daerah.

              (uka).







                                                           511
   507   508   509   510   511   512   513   514   515   516   517