Page 530 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 SEPTEMBER 2021
P. 530
Direktur Hubungan Kelembagaan dan BUMN BRI Agus Noorsanto mengatakan, perseroan telah
menyiapkan strategi agar penyaluran BSU dapat dilakukan secara cepat, tepat dan akurat
dengan tetap menjaga keamanan dan kerahasiaan data penerima bantuan.
"Berdasarkan data yang diterima, BRI melakukan pembukaan rekening dan melakukan mapping
atas dasar lokasi perusahaan para penerima BSU untuk menentukan unit kerja operasional BRI
yang terdekat. Untuk pekerja yang telah memiliki rekening BRI yang aktif, dilakukan transfer
langsung kepada rekening aktif pekerja tersebut," ungkap Agus Noorsanto melalui keterangan
tertulisnya, Jum'at (17/9/2021).
Hingga pertengahan September 2021, BRI telah menyalurkan BSU senilai Rp1,3 triliun kepada
lebih dari 1,3 juta penerima. BSU bagi Pekerja adalah bantuan subsidi upah yang diberikan
kepada pekerja yang memiliki upah tertentu, aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,
bekerja pada wilayah yang diperlakukan PPKM level 3 dan 4, serta diutamakan yang bekerja
pada sektor industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, property & real estate,
perdagangan dan jasa, kecuali jasa Pendidikan dan Kesehatan.
Adapun nilai BSU yang diberikan untuk setiap pekerja sebesar Rp1 juta per pekerja.
Para pekerja penerima BSU dapat langsung mencairkan bantuan tersebut melalui ATM atau
mendatangi kantor BRI terdekat untuk pengaktifan rekening BRI apabila sebelumnya belum
memiliki rekening BRI. Sampai dengan akhir tahun 2021, Pemerintah menargetkan total
penerima bantuan Program Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebanyak 8,7 juta pekerja/buruh
dengan total nilai Rp 8,7 Triliun yang disalurkan melalui bank-bank HIMBARA.
"Sejalan dengan strategi perseroan business follow stimulus, BRI terus berkomitmen menjadi
mitra strategis Pemerintah menanggulangi dampak pandemi COVID-19 pada masyarakat melalui
berbagai penyaluran bantuan sosial," ujarnya. (*).
529

