Page 543 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 SEPTEMBER 2021
P. 543

6 CALON PMI WARGA JAWA BARAT YANG AKAN DIPEKERJAKAN KE MALAYSIA
              SECARA ILEGAL BERHASIL DIAMANKAN UPT BP2 MI PONTIANAK
              Pontianak : Unit Pelaksana Teknis Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia - UPT BP2MI
              Pontianak,  yang  di  backup  Polsek  Ambawang dan  Anggota  Ditkrimum Polda  Kalbar,  berhasil
              mengamakan enam orang calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) disebuah rumah penampungan
              di kawasan Kecamatan Ambawang Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat. Keenam orang calon
              PMI warga Provinsi Jawa Barat tersebut rencanannya akan diberangkatkan ke Sarawak Malaysia
              secara illegal melalui jalur tikus di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.

              Kepala UPT BP2MI AKBP Amingga M Primastito memnyatakan, pada Senin 13 September 2021,
              kami  mendapat  kabar  pengaduan  dari  masyarakat  terkait  dengan  berdirinya  sebuah
              penampungan  ilegal  PMI  yang  berlokasi  di  daerah  Kecamatan  Ambawang,  Kabupaten  Kubu
              Raya.

              "Menindaklanjuti  adanya  pengaduan  ini,  pada  tanggal  14  September  20212,  UPT  BP2MI
              Pontianak bekerja sama dengan Polsek Ambawang melakukan pendalaman terkait kebenaran
              informasi mengenai pengiriman PMI secara ilegal. Mereka diketahui ada 6 orang yang berangkat
              dari Kalimantan Selatan," jalas Amingga, Jumat, (17/09/2021).

              Setelah  yakin  dengan  informasi  yang  di  dapat  lanjut  Amingga,  tim  gabungan  pun  langsung
              melakukan penggerebekan dan berhasil menemukan 6 orang warga Jawa Barat yang di duga
              sebagai CPMI disebuah rumah penampungan.

              "Dalam penggerebekan tersebut saat dilakukan penggeledahan tim gabungan juga menemukan
              dan mengamankan sebanyak 13 buku paspor dan 1 buku nikah," terang Amingga.

              Dari keterangan CPMI tersebut, tambah Amingga, sebelumnya mereka sudah bekerja di sebuah
              perkebunan Kelapa Sawit di wilayah Kalimantan Selatan. Karena ada masalah dengan sistem
              gaji, mereka akhirnya tertarik dengan ajakan untuk bekerja di Malaysia.
              "Karena  untuk  keperluan  interogasi  awal, keempat  PMI  yang  dijanjikan  akan  bekerja di  luar
              negeri tersebut kemudian diamankan beserta barang-barang pribadi mereka, seperti ponsel dan
              ransel dan ditampung di selter UPT BP2MI. Saat ini pihaknya juga sudah melakukan koordinasi
              dengan Subdit IV/PPA Ditreskrimum Polda Kalbar terkait dengan penanganan lebih lanjut," tutup
              Amingga.



























                                                           542
   538   539   540   541   542   543   544   545   546   547   548