Page 612 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 SEPTEMBER 2021
P. 612
Judul Kartu Prakerja sudah jangkau 10,6 juta penerima manfaat
Nama Media jabar.antaranews.com
Newstrend Kartu Pra Kerja
Halaman/URL https://jabar.antaranews.com/berita/313249/kartu-prakerja-sudah-
jangkau-106-juta-penerima-manfaat
Jurnalis Zaenal A.
Tanggal 2021-09-17 11:39:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja menyampaikan 1,5 tahun program Kartu Prakerja
berjalan sudah menjangkau 10,6 juta penerima manfaat. Direktur Eksekutif Manajemen
Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari dalam keterangan tertulis yang
diterima di Jakarta, Jumat merinci, yakni 5,5 juta peserta pada 2020 serta 5,1 juta penerima
Kartu Prakerja pada 2021.
KARTU PRAKERJA SUDAH JANGKAU 10,6 JUTA PENERIMA MANFAAT
Jakarta - Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja menyampaikan 1,5 tahun program Kartu
Prakerja berjalan sudah menjangkau 10,6 juta penerima manfaat.
Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari dalam
keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat merinci, yakni 5,5 juta peserta pada 2020
serta 5,1 juta penerima Kartu Prakerja pada 2021.
"Pada 16 September 2021, kami kembali membuka pendaftaran baru, yakni Gelombang 21
dengan kuota 754.929 orang," katanya saat memberikan kuliah umum dalam "Forum
Pembangunan Indonesia" Magister Ekonomi Kependudukan dan Ketenagakerjaan Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia bertopik "Peran Program Kartu Prakerja dalam
Meningkatkan Keterampilan Kerja", Kamis (16/9).
Mengutip data Badan Pusat Statistik pada 2020, Denni memaparkan, pengangguran dan
kemiskinan di Indonesia naik akibat pandemi COVID-19. Pada 2016, jumlah penduduk miskin di
Indonesia sebanyak 27,76 juta atau 10,70 persen dari keseluruhan jumlah penduduk.
Angka itu terus menurun menjadi 24,79 juta atau menyentuh satu angka dari keseluruhan jumlah
penduduk (9,22 persen). Namun, akibat pandemi jumlah penduduk miskin kembali meningkat
mencapai 27,55 juta (10,19 persen).
611

