Page 166 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 APRIL 2020
P. 166

Title          GUGUS TUGAS COVID-19 BALI WASPADAI 4 KAPAL PESIAR PENGANGKUT RATUSAN
                              ABK/PMI
               Media Name     okezone.com
               Pub. Date      15 April 2020
               Page/URL       https://news.okezone.com/read/2020/04/15/340/2199817/gugus-tugas-covid -19-bali-
                              waspadai-4-kapal-pesiar-pengangkut-ratusan-abk-pmi
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive
















               Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali, mewaspadai
               rencana kedatangan empat kapal pesiar mengangkut ABK/Pekerja Migran Indonesia
               yang akan bersandar di Pelabuhan Benoa.

               Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali, Dewa
               Made Indra mengatakan, kapal pertama rencananya tiba, Kamis (16/4/2020),
               mengangkut 232 ABK. Dari jumlah itu, 117 orang diantaranya adalah ABK asal Bali.
               Sedangkan sisanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

               "Komitmen yang sudah kita sepakati dengan pemerintah pusat adalah kapal itu
               diijinkan merapat di Benoa. Kemudian tim rapid test Gugus Tugas Provinsi Bali akan
               naik ke kapal untuk melakukan rapid test," ujar Dewa Made Indra dalam keterangan
               pers, Rabu (15/4/2020), seperti dikutip dari Balipost.com.

               Menurut Dewa Indra, akan dilakukan pemilahan terlebih dulu, yang mana PMI/ABK
               asal Bali dan mana yang non Bali. Untuk PMI/ABK asal Bali dengan hasil rapid test
               positif akan diambil Pemprov untuk dibawa ke tempat karantina.


               Selanjutnya, mereka akan dites swab dengan metode PCR. Kalau hasilnya positif
               tapi tidak ada gejala sakit, tetap dikarantina. Sedangkan hasil positif dengan gejala
               sakit langsung dibawa ke RS.

               Untuk PMI/ABK dengan hasil rapid test negatif akan dijemput oleh pemerintah
               kabupaten/kota.

               "Jadi besok, pemerintah kabupaten/kota akan menunggu di Benoa sehingga mereka
               bisa langsung diantar pulang untuk mengikuti karantina di tempat yang disiapkan
               pemerintah kabupaten/kota," jelasnya.

               Untuk PMI/ABK non Bali, Dewa Indra menyebut akan ditangani pemerintah pusat.
               Kendati rapid test tetap dilakukan oleh tim Gugus Tugas Provinsi Bali.






                                                      Page 165 of 219.
   161   162   163   164   165   166   167   168   169   170   171