Page 215 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 APRIL 2020
P. 215

Title          AIRLANGGA HARTARTO: UNTUK DUKUNG TRANSFORAMASI EKONOMI, RUU CIPTAKER
                              TERDIRI DARI 11 KLASTER
               Media Name     rmol.id
               Pub. Date      15 April 2020
               Page/URL       https://politik.rmol.id/read/2020/04/15/430462/airlangga-hartarto-untu k-dukung-
                              transforamasi-ekonomi-ruu-ciptaker-terdiri-dari-11-klaster
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive











               Pemerintah melalui Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto secara terbuka
               sampaikan susunan draf Rancangan Undang-undang Cipta Kerja (Ciptaker). Anggota
               Baleg DPR: Omnibus Law Terlalu Berbahaya Jika Dibahas Tergesa-gesa  Susunan
               draft RUU Ciptaker tersebut disampaikan Airlangga Hartarto dalam rapat bersama
               Badan Legislasi DPR RI yang disiarkan di akun media sosial DPR RI, Selasa (14/4).

               Untuk mendukung transformasi ekonomi nasional, dikatakan Airlangga, RUU
               Ciptaker terbagi dalam 11 klaster.

               "Untuk mendukung transformasi struktural ekonomi, untuk melengkapi kebijakan
               Perppu, RUU Cipta Kerja ini terdiri dari beberapa klaster," ujar Airlangga.


               Dijelaskan Airlangga, RUU Ciptaker terdiri dari 15 Bab dan 174 pasal yang terdiri
               dari Bab I ketentuan umum, Bab II maksud dan tujuan, Bab III peningkatan
               ekosistem investasi dan kegiatan berusaha, Bab IV tentang ketenagakerjaan. Lanjut
               Ketua Umum Partai Golkar ini, untuk Bab V berisi pasal-pasal tentang perlindungan
               pemberdayaan UKM dan perkoperasian, Bab VI tentang kemudahan berusaha, Bab
               VII terkait dengan riset dan inovasi, Bab VIII tentang pengadaan lahan, Bab IX
               perihal kawasan ekonomi.


               Bab X mengenai pemerintah pusat dan project strategis nasional. Bab XI terkait
               administrasi pemerintahan untuk cipta kerja, Bab XII pengenaan sanksi, Bab XIII
               ketentuan lain-lain, Bab XIV ketentuan peralihan dan Bab XV ketentuan penutup.


               Dari keseluruhan klaster dan bagian tersebut, kata Airlangga, khusus untuk
               ketenagakerjaan diatur dalam 5 pasal. Terkait investasi dan perizinan pada 80 pasal,
               perizinan lahan 19 pasal, investasi dan proyek strategis 16 pasal serta 15 pasal
               membahas UMKM dan koperasi.

               "Selanjutnya, kemudahan berusaha 11 pasal, ketenaga kerjaan 5 pasal, kawasan
               ekonomi 4 pasal, pengawasan dan sanksi 3 pasal, riset dan inovasi 1 pasal,"
               demikian Airlangga.

               EDITOR:  AHMAD KIFLAN WAKIK






                                                      Page 214 of 219.
   210   211   212   213   214   215   216   217   218   219   220