Page 80 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 APRIL 2020
P. 80

Title          PENGANGGURAN DAN KEMISKINAN RI BAKAL MELONJAK, LAGI-LAGI GEGARA CORONA
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      15 April 2020
                              https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/4977347/pengangguran-d an-kemiskinan-
               Page/URL
                              ri-bakal-melonjak-lagi-lagi-gegara-corona
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang sangat besar bagi sosial dan ekonomi
               Indonesia. Bahkan yang paling dikhawatirkan akan terjadi yakni bertambahnya
               angka kemiskinan dan pengangguran. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
               mengakui, ekonomi Indonesia yang terdampak COVID-19 bisa menambah jumlah
               pengangguran baru di Indonesia. Dia memperkirakan skenario paling buruk ada
               tambahan 5,2 juta orang pengangguran baru di Indonesia.

               "Dalam skenario berat kita perkirakan akan ada kenaikan 2,9 juta orang
               pengangguran baru dan skenario lebih berat bisa sampai 5,2 juta orang," tuturnya
               usai mengikuti Sidang Paripurna virtual, Selasa (14/4/2020).

               Bertambahnya jumlah pengangguran baru itu tercermin dalam pertumbuhan
               ekonomi secara keseluruhan. Dalam skenario indikator utama ekonomi makro tahun
               ini dalam prediksi berat hanya tumbuh 2,35% tahun ini. Tapi dalam skenario sangat
               berat ekonomi Indonesia 2020 bisa negatif -0,4%."Untuk PDB saat ini kita
               estimasikan dalam kondisi berat dan sangat bera. Sebelumnya baseline kita 5,3%
               tahun ini akan tekanan sampai ke level 2,3%. Bahkan dalam situasi sangat berat
               mungkin bisa sampai negatif growth -0,4. Ini pasti pengaruh ke dampak sosial
               ekonomi kita," ujarnya.
               Bagaimana dengan angka kemiskinan?

               Sri Mulyani menerangkan, pemerintah sudah membuat skenario indikator utama
               ekonomi makro tahun ini yang terimbas wabah Corona. Pertumbuhan ekonomi
               dengan prediksi berat hanya tumbuh 2,35% tahun ini. Tapi dalam skenario sangat
               berat ekonomi Indonesia 2020 bisa negatif -0,4%. "Untuk PDB saat ini kita
               estimasikan dalam kondisi berat dan sangat bera. Sebelumnya baseline kita 5,3%
               tahun ini akan tekanan sampai ke level 2,3%. Bahkan dalam situasi sangat berat
               mungkin bisa sampai negatif growth -0,4. Ini pasti pengaruh ke dampak sosial
               ekonomi kita," ujarnya.

               Ekonomi yang terkontraksi tentunya memberikan dampak negatif bagi kehidupan
               masyarakat. Dari sisi kemiskinan Sri Mulyani memprediksi akan ada tambahan
               sekitar 1,1 juta orang hingga 3,78 juta orang dalam kondisi paling buruk. "Angka
               kemiskinan kita bisa naik dengan tambahan 1,1 juta orang atau skenario lebih berat
               kita akan menghadapi tambahan kemiskinan 3,78 juta orang," tuturnya.





                                                       Page 79 of 219.
   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84   85