Page 8 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 DESEMBER 2019
P. 8

Title          WAPRES MARUF INGIN BPJS KETENAGAKERJAAN BERKONSEP SYARIAH
               Media Name     republika.co.id
               Pub. Date      12 Desember 2019
                              https://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/19/12/1 1/q2cglz366-
               Page/URL
                              wapres-maruf-ingin-bpjs-ketenagakerjaan-berkonsep-syariah
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengharapkan pengelolaan BPJS Ketenagakerjaan (TK)
               mengarah kepada konsep keuangan syariah. Menurut Kiai Ma'ruf, konsep syariah ini
               diharapkan sebagaimana yang sudah dijalankan BPJS Kesehatan.

               "Mengenai syariah, kalau BPJS Kesehatan sudah syariah, kalau BPJS Ketenagakerjaan akan,
               mengarah ke syariah, sedang diproses," ujar Ma'ruf usai menerima jajaran Direksi BPJS
               Ketenagakerjaan di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (11/12).

               Kiai Ma'ruf menerangkan, pengelolaan dengan konsep syariah bisa dimulai dengan investasi
               dana oleh BPJS TK. Namun, skema syariah untuk badan publik ini bersifat pilihan bagi
               peserta BPJS TK.

               "Syariah tentu terutama investasinya, tempat-tempatnya syariah. Nanti pesertanya saja
               yang memilih. Nanti dirumuskan pengaturan syariah seperti apa, seperti BPJS Kesehatan
               khususnya yang menyangkut soal investasi," ujarnya.

               Kiai Ma'ruf juga menyebut, pekerjaan rumah yang harus dilakukan BPJS TK yakni
               mendorong pekerja yang belum terdaftar BPJS TK. Hingga kini jumlah tenaga kerja yang
               telah terlindungi dan terdaftar di BPJS TK sebesar 52 juta atau 59 persen dari total populasi
               tenaga kerja yang memenuhi syarat.

               "Kalau tadi BPJS TK menyampaikan laporan, perkembangan tenaker kita yang peroleh
               perlindungan BPJS itu 59 persen, 41 persen belum. Ini jadi masalah yang harus dipikirkan,"
               ujarnya.

               Sebelumnya, Direktur Utama BPJS TK Agus Susanto dan jajaran menemui Wapres Ma'ruf
               Amin, Rabu (11/12). Menurut Agus, dalam kesempatan itu, ia melaporkan jumlah dana
               peserta BPJS TK hingga Oktober 2019 mencapai Rp 413 triliun.

               Selain itu, Agus juga melaporkan perkembangan terkini BPJS TK sejak lima tahun
               bertransformasi. Menurutnya, hingga kini jumlah tenaga kerja yang telah terlindungi dan
               terdaftar di BPJS TK sebesar 52 juta atau 59 persen dari total populasi tenaga kerja yang
               memenuhi syarat.

               Namun demikian, Agus menilai 41 persen para pekerja yang belum terdaftar menjadi
               peserta BPJS TK menjadi tantangan BPJS TK. Karena itu, BPJS TK akan memperluas jumlah
               kepesertaan BPJS TK.

               "Sayang sekali kalau manfaat ini hanya bisa dinikmati atau didapatkan oleh para peserta,
               namun masih banyak yang belum jadi peserta," ujar Agus.



                                                       Page 7 of 110.
   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13