Page 90 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 DESEMBER 2019
P. 90
pemerintah menggaji para pengangguran.
"Ratas (rapat terbatas) siang ini membahas akselerasi, implementasi program siap
kerja dan perlindungan sosial. Terkait implementasi kartu prakerja, saya ingin
menegaskan lagi program ini bukan menggaji pengangguran," kata Presiden Jokowi
di kantor Presiden, Jakarta.
"Ini penting saya sampaikan, karena seolah-seolah pemerintah akan menggaji.
Tidak, itu keliru," ujar Presiden Jokowi.
Jokowi menjelaskan, melalui program kartu prakerja pemerintah membiayai
pelatihan atau vokasi untuk para pencari kerja mulai dari usia 18 tahun ke atas.
Pesertanya tidak sedang menjalani pendidikan formal, melainkan para korban PHK
dan pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi. Pasalnya dalam kartu
prakerja ini ada tiga program yang dilalukan, yaitu skilling, up skilling, dan reskilling.
Jokowi mengatakan, kartu prakerja diharapkan bisa menyiapkan angkatan kerja
yang terampil agar lebih produktif dan bersaing.
"Jadi, tujuan kartu prakerja ada dua, menyiapkan angkatan kerja dan terserap atau
menjadi entrepreneur," ujarnya. (tribun network/thr/dod)
Jangan Salah Sasaran
Selain membahas kartu prakerja, Presiden Jokowi juga menekankan jajaran
menterinya menyiapkan bantuan pendidikan untuk mahasiswa dari keluarga kurang
mampu yang berprestasi. Pemerintah, kata Presiden Jokowi, telah menyiapkan
program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Terkait program perlindungan sosial pada APBN 2020, Presiden Jokowi
mengemukakan pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk Jaminan Kesehatan
Nasional (JKN) sebanyak 96,8 juta jiwa penerima bantuan, Program Keluarga
Harapan (PKH) 10 juta keluarga, dan juga untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
sebanyak 15,6 juta keluarga yang disalurkan lewat kartu sembako.
"Kartu sembako, keluarga penerima manfaat dapat memilih bahan-bahan sembako
yang lebih beragam karena jumlah bantuan yang diterima meningkat dari Rp 1,32
juta per keluarga per tahun menjadi Rp 1,8 juta per keluarga per tahun ini perlu
juga dilihat progresnya seperti apa," kata Jokowi.
Selanjutnya bantuan pendidikan bagi mahasiswa keluarga tidak mampu yang
berprestasi, pemerintah mengalokasikan KIP untuk sebanyak 818 ribu mahasiswa
penerima.
"Saya minta, program-program tadi, baik Kartu Prakerja, JKN-KIS, PKH, BPNT
segera bisa dilaksanakan secepat-cepatnya dan paling penyaluran kartu betul tepat
sasaran," ujarnya.
Page 89 of 110.

