Page 87 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 87

Title          MIGRAN CARE MINTA PEMERINTAH PERBAIKI KEBIJAKAN UNTUK AKHIRI ESKPLOITASI
                              WNI
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      11 Mei 2020
                              https://news.detik.com/berita/5009699/migran-care-minta-pemerintah-per baiki-
               Page/URL
                              kebijakan-untuk-akhiri-eskploitasi-wni
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive














               Jakarta - Eksploitasi atau perbudakan warga negara Indonesia ( WNI ) di Kapal
               China terus menjadi sorotan.

               Migrant Care menyebut pemerintah perlu memperbaiki kebijakan terkait ABK untuk
               mengakhiri kejadian tersebut.

               "Jadi gimana mengakhirinya, ya memperbaiki kebijakannya, memperbaiki tata
               kelolanya, memperkuat pendidikan pra pemberangkatannya kemudian melihat
               kembali MoU dengan kapal-kapal asing dan sebagainya," ujar Direktur Eksekutif
               Migrant Care Anis Hidayah, saat dihubungi, Minggu (10/5/2020).

               Anis mengatakan, saat ini perlindungan ABK masih relatif lemah. Menurutnya para
               ABK ini rentan karena berbagai sektor, diantaranya karena lemahnya pengawasan.

               "Jadi sebenarnya perlindungan ABK ini kan relatif lemah, banyak sekali kebocoran-
               kebocoran dikebijakannya. Kenapa si ABK ini rentan, satu sektornya kan memang di
               laut jadi pengawasannya kan juga susah," kata Anis.

               Selanjutnya, dia menyebut saat ini Indonesia belum melakukan ratifikasi Konvensi
               International Labour Organization ( ILO ) 188. Dimana Konvensi ini berisi standar
               perlindungan ABK pada sektor kapal ikan.

               "Kedua kebijakannya sendiri kan juga masih lemah. Di Indonesia, kita ini belum
               ratifikasi Konvensi ILO 188 tentang perlindungan ABK di sektor kapal ikan,"
               "Konfensi ILO 188 inikan yang berisi standar perlindungan ABK yang di sektor kapal
               ikan, mulai dari sistem rekrutmennya, pendidikanya ketika bekerja itu seperti apa.
               Ketika ada kasus bagaimana dan sebagainya, nah kita belum ratifikasi,"
               sambungnya.

               Terlebih Anis mengatakan, tata kelola ABK di Indonesia dilakukan oleh Kementerian
               Perhubungan dan Kementerian Kelautan. Namun, tidak melibatkan Kementerian
               Ketenagakerjaan.




                                                       Page 86 of 313.
   82   83   84   85   86   87   88   89   90   91   92