Page 96 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MEI 2020
P. 96

Title          BP2MI, KEMENAKER, KKP, HINGGA KEMENLU WAJIB GUNAKAN WEWENANG BUAT USUT
                              KASUS ABK WNI DI KAPAL CHINA
               Media Name     wartaekonomi.co.id
               Pub. Date      10 Mei 2020
                              https://www.wartaekonomi.co.id/read284847/bp2mi-kemenaker-kkp-hingga-k emenlu-
               Page/URL
                              wajib-gunakan-wewenang-buat-usut-kasus-abk-wni-di-kapal-china
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive














               Pengelolaan pengiriman pekerja migran Indonesia (  PMI  ) di sektor perikanan
               mendesak untuk dibuat satu pintu. Semua kementerian dan lembaga saat ini
               diminta fokus menginvestigasikan pelarungan jenazah tiga anak buah kapal (  ABK
               ) Indonesia di Kapal  Tiongkok  .

               Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (  BP2MI  ), Benny Rhamdani,
               mengatakan bahwa harus segera dilakukan penegasan kewenangan, tugas, dan
               fungsi, antar institusi yang menangani penempatan dan perlindungan ABK
               perikanan. Dia menyarankan Kementerian Perhubungan (  Kemenhub  ),
               Ketenagakerjaan (  Kemenaker  ), Kelautan dan Perikanan (  KKP  ), Luar Negeri (
               Kemenlu  ), dan BP2MI, membangun database terpadu dan terintegrasi.

               BP2MI, katanya, telah membentuk tim investigasi yang siap bersinergi dengan
               kementerian lain untuk menyelidiki kasus pelarungan tiga jenazah ABK Indonesia.
               Bahkan, tim ini akan menyelidiki seluruh dugaan pelanggaran hak asasi manusia (
               HAM  ), tindak pidana bidang ketenagakerjaan, dan tindak pidana perdagangan
               orang (TPPO).

               BP2MI mendorong penyelidikan dan penyidikan terhadap tiga  manning agency
               (perusahaan yang mengurus ABK). Dasar hukum yang digunakan Pasal 87 Undang-
               undang (UU) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan PMI dan Pasal 13 UU
               Nomor 21 Tahun 2007 tentang TPPO.

               Di sisi lain, Kemenaker akan melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap
               kepatuhan perusahaan penempatan PMI (P3MI). Dimungkinkan diberikan sanksi
               apabila terbukti melanggar aturan. Itu merujuk pada Pasal 19, 25, 27, dan 62 UU
               Nomor 18 Tahun 2017.

               Kemenhub bisa menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan perekrut yang bandel.
               Kementerian pimpinan Budi Karya Sumadi itu bisa mencabut surat izin usaha
               perekrutan dan penempatan awak kapal (SIUPPAK). Itu tertera dalam Peraturan
               Menteri Perhubungan Nomor 84 Tahun 2013 tentang Penempatan dan Perekrutan
               Awak Kapal.





                                                       Page 95 of 313.
   91   92   93   94   95   96   97   98   99   100   101