Page 125 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 OKTOBER 2019
P. 125

Title          PEMERINTAH SIAP-SIAP! PHK IMBAS CUKAI ROKOK NAIK DI DEPAN MATA
               Media Name     detik.com
               Pub. Date      25 Oktober 2019
                              https://finance.detik.com/industri/4759855/pemerintah-siap-siap-phk-im bas-cukai-rokok-
               Page/URL
                              naik-di-depan-mata
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive























               Jakarta  - Lonjakan cukai rokok pada Januari 2020 nanti bakal berimbas pada pemutusan
               hubungan kerja (PHK). Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian
               (Kemenperin) Abdul Rochim pun menilai PHK gara-gara cukai rokok naik tak bisa
               terhindarkan .

                "Saya belum menghitungnya berapa-berapa tenaga kerja yang kena imbas. Tapi yang jelas
               memang bisa berdampak," ujar Abdul ketika dihubungi detikcom, Jumat (25/10/2019).

                Yang jelas, Kementerian Keuangan sudah menetapkan kenaikan cukai rokok rata-rata
               21,55%, dan diikuti kenaikan harga jual 35%. Abdul menjelaskan setelah cukai rokok naik,
               volume penjualan akan turun karena masyarakat diprediksi akan mengurangi pembelian.

                   Ujungnya, demi menekan biaya produksi, perusahaan rokok akan mengurangi jumlah
               tenaga kerja. Yang paling terasa imbasnya adalah pada pabrik rokok SKT (Sigaret Kretek
               Tangan) yang menyerap banyak tenaga kerja untuk melinting rokok.


                Abdul menambahkan, bukan cuma cukai rokok saja yang bisa mengganggu industri rokok,
               ada pula beberapa peraturan di daerah yang membatasi ruang gerak rokok.

                "Tapi mungkin ya ada beberapa hal lain yang membuat berdampak. Ada beberapa Perda di
               daerah yang kurangi rokok, kayak kawasan tanpa rokok," ungkap Abdul.

                Sebagai informasi Mulai 1 Januari 2020, tarif cukai rokok akan naik rata-rata 21,56%,
               dengan kenaikan harga jual eceran (HJE) rokok rata-rata sebesar 35%.

                 Kenaikan tarif cukai rokok terbesar yakni ada pada jenis rokok Sigaret Putih Mesin (SPM)
               yaitu sebesar 29,96%. Untuk cukai rokok jenis Sigaret Kretek Tangan Filter (SKTF) naik
               sebesar 25,42%, Sigaret Kretek Mesin (SKM) 23,49%, dan Sigaret Kretek Tangan (SKT)
               12,84%. Sedangkan, jenis produk tembakau seperti tembakau iris, rokok daun, sigaret
               kelembek kemenyan, dan cerutu tidak mengalami kenaikan tarif cukai.

                   (hns/hns)



                                                      Page 124 of 146.
   120   121   122   123   124   125   126   127   128   129   130