Page 75 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 OKTOBER 2019
P. 75
"Sayangnya penerapan beleid ini membutuhkan investasi yang tidak sedikit. Selain
itu, melihat kemajuan desain, teknologi serta arsitektural bangunan yang semakin
unik dan futuristik memberikan tantangan tersendiri pelaku industri dalam
melakukan pemeliharaan," urainya.
Anthony mencontohkan, bangunan yang memiliki arsitektural unik seperti bandara,
bangunan komersial, pabrik, kantor yang pada awalnya terlihat indah, namun
seiring berjalannya waktu malah terlihat kotor karena sulit dan tidak memiliki akses
melakukan perawatan. Sebagai solusi, Utomodeck yang memiliki bisnis unit antara
lain atap dan dinding metal, structural solution, PLTS termasuk produk atap
pembangkit listrik tenaga surya, menawarkan solusi pengaman kejatuhan permanen
di atas bangunan dengan nama Fall Protection System.
Anthony mengklaim sistem ini sudah sesuai dengan amanat regulasi untuk setiap
kegiatan yang berisiko kejatuhan, yakni Permenaker No 19 Tahun 2016.
Konsep tadi tengah gencar disosialisasikan Utomodeck bersama prinsipalnya, MSA
Latchways. Salah satunya menggelar capacity building dengan menghadirkan ahli
pengaman kejatuhan dunia yakni Andrew Pass dari Inggris.
Dalam acara yang digelar di Jakarta hari ini, Andrew mempresentasikan konsep
Design For Safety kepada para pengembang, arsitek maupun regulator yang
menjadi peserta capacity building. Tujuannya agar aspek K3 telah diperhitungkan
sejak dini pada tahap perencanaan bangunan.
Dalam mendukung Design For Safety, MSA dan Utomodeck sekaligus
memperkenalkan produk engineered lifeline system. "Produk ini dapat menjadi salah
satu solusi dalam memberikan akses serta keamanan dalam pekerjaan yang
memiliki risiko kecelakaan kerja jatuh dari ketinggian," urainya.
Anthony memastikan aplikasi studi kasus desain ini telah diterapkan di berbagai
bangunan dengan arsitektur unik di indonesia seperti Bandara Internasional Ngurah
rai Bali, Stasiun Layang MRT Jakarta, Stasiun LRT Jakarta, Bandara Kertajati dan
lainnya.
Page 74 of 146.

