Page 103 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 MEI 2019
P. 103
Title KEMNAKER KOORDINASI STAKEHOLDER LINDUNGI PEKERJA MIGRAN INDONESIA
Media Name antaranews.com
Pub. Date 25 Mei 2019
https://www.antaranews.com/berita/886824/kemnaker-koordinasi-stakehold er-
Page/URL
lindungi-pekerja-migran-indonesia
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan
Kerja (Binapenta dan PKK) Maruli A. Hasoloan menekankan pentingnya sinergi
antara pemerintah dengan pemangku kepentingan, termasuk di dalamnya
masyarakat media massa dan Civil Society Organization (CSO) untuk menuntaskan
permasalahan atau isu mengenai pekerja migran.
"Berbagai langkah telah dilakukan pemerintah untuk perbaikan sistem tata kelola
PMI di dalam maupun luar negeri," kata Dirjen Maruli dalam siaran pers, Jakarta,
Sabtu.
Untuk melindungi dan melayani pekerja migran di dalam dan luar negeri,
pemerintah telah melakukan kerja sama serta penandatanganan nota kesepahaman
(MoU) dengan beberapa negara, termasuk penyediaan jaminan sosial bagi PMI.
"Perlindungan pekerja migran lainnya yakni kerja sama melalui uji coba sistem
penempatan satu kanal atau one channel untuk melindungi pekerja migran dari
berbagai eksploitasi yang merugikan," katanya.
Saat ini, menurut dia, One Channel baru diterapkan di Arab Saudi. "Sekarang
sedang kami usahakan digunakan di semua negara (penempatan PMI)," katanya.
Sedangkan perlindungan bagi pekerja migran di dalam negeri di antaranya melalui
program Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) dan Desa Migran Produktif
(Desmigratif).
Sementara Direktur Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri (PTKLN) Eva Trisiana
menambahkan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang rencananya segera
menandatangani Memorandum of Cooperation (MoC) di bidang penempatan tenaga
kerja yang memiliki keterampilan spesifik atau Specified Skilled Worker (SSW) dalam
waktu dekat ini.
"Per 1 April 2019 Pemerintah Jepang telah mengeluarkan kebijakan baru untuk
regulasi keimigrasiannya, berupa adanya residensial status yg baru, yaitu Specified
Skilled Worker (SSW) bagi TKA yang akan bekerja ke Jepang," katanya.
Eva menambahkan Jepang membuka kesempatan kerja bagi Tenaga Kerja Asing
Page 102 of 277.

