Page 65 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 MARET 2020
P. 65

Title          PENGAMAT: THR HARUS TETAP DIBAYAR MESKI ADA CORONA
               Media Name     liputan6.com
               Pub. Date      26 Maret 2020
                              https://www.liputan6.com/bisnis/read/4211835/pengamat-thr-harus-tetap- dibayar-
               Page/URL
                              meski-ada-corona
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive














               Jakarta - Direktur Peneliti Center Of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Pieter
               Abdullah mengkritik keras para pengusaha yang merasa keberatan adanya
               pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi karyawan, saat kelangsungan bisinisnya
               dinilai lesuh akibat pandemi virus Corona (Covid-19.

               "THR itu kewajiban. Walaupun perusahaan mengalami kerugian tetap harus
               dibayarkan," tegas Pieter saat dikonfirmasi Merdeka.com pada Kamis (26/3).

               Pasalnya pemberian THR merupakan suatu ketentuan yang harus dipatuhi oleh
               seluruh perusahaan, selama karyawan tersebut masih terikat dalam kontrak kerja
               yang sah.

               Pieter juga menyebut bahwa perusahaan yang memberikan THR terhadap
               karyawannya, sejatinya ikut membantu pemerintah Indonesia untuk meningkatkan
               daya beli masyarakat. Dalam menggairahkan ekonomi nasional yang tengah lesuh
               akibat pandemi global virus Covid-19.

               "Tidak boleh ada potongan (THR), jangan memikirkan diri sendiri," pungkas dia.

               Sebelumnya telah diberitakan bahwa para pengusaha di Tanah Air saat ini
               dihadapkan dalam situasi yang cukup sulit. Di saat bisnis mereka dihantam pandemi
               virus corona, para pengusaha juga harus mulai memikirkan Tunjangan Hari Raya
               (THR) untuk karyawan.

               Padahal, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengeluarkan Seruan agar tidak
               ada kegiatan perkantoran di Ibu Kota selama 14 hari ke depan guna mencegah
               penyebaran virus corona. Imbauan ini juga berlaku juga untuk tempat hiburan.

               "Tutup selama 2 minggu sangat mempengaruhi omzet dan pemasukan mereka.
               Apalagi dalam kurun waktu 1,5 bulan ke depan kita memasuki bulan Ramadan,
               sebagian pusat hiburan wajib tutup dan jam operasionalnya dibatasi tentu omzet
               mereka juga menurun," ujar Ketua DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia






                                                       Page 64 of 121.
   60   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70