Page 104 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2019
P. 104

Title          JOKOWI PASTIKAN BLOK MASELA SERAP BANYAK TENAGA KERJA LOKAL
               Media Name     kompas.com
               Pub. Date      19 Juli 2019
                              https://nasional.kompas.com/read/2019/07/19/12441131/jokowi-pastikan-b lok-masela-
               Page/URL
                              serap-banyak-tenaga-kerja-lokal
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive








               Presiden Joko Widodo meyakini pengembangan blok minyak dan gas (Migas) Masela
               di kawasan Tanimbar, Maluku, akan menyerap banyak tenaga kerja.

               "Ini investasi yang paling besar dan dari sisi dampak, nantinya itu bisa ratusan ribu
               yang bekerja di sana," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

               Jokowi berharap konstruksi pengembangan blok Masela bisa segera dimulai. Dengan
               begitu, blok Masela bisa mulai produksi pada 2027 mendatang. Meski
               pengembangan blok ini bekerja sama dengan perusahaan Jepang, Inpex
               Corporation, namun Jokowi memastikan yang akan bekerja di sana mayoritas
               masyarakat asli Indonesia.

               "Saya sudah sampaikan kemarin kepada Inpex, saya minta local content setinggi-
               tingginya, penggunaan tenaga kerja, karyawan dari daerah lokal dan indonesia juga
               sebanyak-banyaknya," kata Jokowi.

               "Dampak nanti capital in flow, uang masuk, modal masuk ke Indonesia, akan
               memberikan dampak juga ke ekonomi kita," kata Kepala Negara.

               Delegasi Inpex bersama Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Kepala SKK Migas Dwi
               Sutjipto menemui Jokowi pada Selasa (16/7/2019). Dalam pertemuan itu Inpex
               bersama Jonan dan Dwi telah melaporkan perkembangan revisi atas rencana
               pengembangan proyek tersebut.

               Sebagai tambahan atas persetujuan revisi PoD, Pemerintah juga menyetujui
               permohonan untuk alokasi tambahan waktu selama 7 tahun dan perpanjangan
               Production Sharing Contract (PSC) Wilayah Kerja atau Blok Masela selama 20 tahun
               hingga 2055.

               Dengan mulainya proyek ini, Pemerintah Indonesia akan menerima investasi sekitar
               39 miliar dollar AS dan Inpex sekitar 37 miliar dollar AS. Angka tersebut sudah
               termasuk 10 persen milik daerah, sehingga Inpex dan Shell hitungannya bisa terima
               33,3 miliar dollar AS.

               Potensi ini masih bisa dioptimalkan dari multiplier effect seperti industri petrokimia
               dan potensi investasi 5 miliar dollar AS di daerah tersebut.




                                                      Page 103 of 125.
   99   100   101   102   103   104   105   106   107   108   109