Page 47 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 04 MARET 2019
P. 47
di Jerman pun bisa secara optimal bekerja," terang Gatot.
Namun lanjut Gatot, dukungan Kadin tersebut harus ditopang dengan payung
hukum yang jelas. "Dukungan undang-undang yang mengamanatkan Kadin sebagai
wadah pengusaha di Jerman bisa menentukan untuk sistem pendidikan. Jadi
perusahaan jalan, model vokasi jalan," paparnya.
Sedang di Indonesia, dikatakan Gatot, masih terkendala kultur. Dikatakan, siswa
masuk SMK karena tidak diterima di SMA. Padahal, hal tersebut sangat perlu diubah.
Lulusan SMK pada akhirnya tidak melanjutkan ke pendidikan akademis.
"Masing-masing sektor masih berjalan sendiri-sendiri, termasuk proses sertifikasi,"
katanya.
Selain itu, tambah Gatot, jumlah angkatan kerja pun biasanya akan hilang karena
lebih mengejar pendidikan akademis.
Terpisah, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY,
Sriyati menjelaskan, angka pengangguran di DIY di tahun 2018 mengalami
peningkatan, yakni mencapai angka 73.350 orang dari 63.719 orang di tahun 2017,
atau mengalami peningkatan sebesar 9.631 orang.
Kabupaten Sleman menempati urutan pertama yakni sejumlah 29.692 orang. Untuk
Kota Yogyakarta sejumlah 14.897 orang, Bantul 15.734 orang, Gunungkidul 9.249
orang dan Kulonprogo sejumlah 3.778 orang.
Dikatakan, angka pengangguran tersebut didominsi lulusan SMK, yang disebabkan
karena tidak match-nya antara lulusan SMKdengan kualifikasi yang dibutuhkan di
dunia kerja.
Page 46 of 142.

