Page 278 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 278

Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  mengatakan,  tingkat  partisipasi  angkatan  kerja  para
              penyandang disabilitas jauh lebih rendah dibandingkan dengan pekerja non disabilitas. Serta
              upah yang diterima penyandang disabilitas relatif lebih rendah dibanding pekerja non disabilitas.

              Di samping itu juga ditemukan adanya tingkat pengangguran terbuka yang lebih tinggi pada
              penyandang disabilitas berat. Hal ini menunjukkan Pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah
              yang  besar,  untuk  menciptakan  lingkungan  ketenagakerjaan  yang  dapat  memberdayakan
              pekerja penyandang disabilitas.
              "Kenapa kami mendorong MoU ini dilaksanakan pada hari ini, karena dalam kondisi normal saja
              teman-teman disabilitas mengalami kesulitan apalagi di kondisi yang sulit seperti ini," kata Ida
              di  Jakarta  , Rabu (22/7).

              Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Februari 2019 tercatat jumlah penduduk
              usia kerja penyandang disabilitas 20,98 juta orang dan angkatan kerja penyandang disabilitas
              sebanyak 10,19 juta orang. Sedangkan jumlah penyandang disabilitas yang bekerja sebanyak
              9,91 juta orang dan pengangguran terbuka penyandang disabilitas sebesar 289.407 orang.

              "Saya kira berharap sekali BUMN sebagai salah satu penggerak perekonomian nasional tentu
              eksistensinya diperlukan, dalam tujuan mensejahterakan rakyat," imbuhnya.

              1 dari 1 halaman  Ida menjelaskan, hal ini sesuai amanat dalam UU Nomor 8 Tahun 2016,
              khususnya  terkait  Pasal  53  ayat  (1)  yang  di  mana,  Pemerintah,  Pemerintah  Daerah,  Badan
              Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah wajib mempekerjakan paling sedikit 2 persen
              Penyandang Disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja.

              "Saya  tidak  henti-hentinya  mengingatkan  kepada  Kementerian  dan  Lembaga,  BUMN,
              Pemerintah  Daerah  untuk  merealisasi  undang-undang  nomor  8  tahun  2016.  Tentu  kami
              mengapresiasi sudah banyak kesempatan yang diberikan tapi kiranya bisa mencapai 2 persen,"
              ujarnya.

              Reporter: Tira Santia  Sumber: Liputan6.com  [azz]   Apindo Nilai UU Omnibus Law Lebih Penting
              Ada  Saat  ini  Dibanding  Program  Vokasi    Lindungi  ABK  WNI,  Pemerintah  Percepat  Ratifikasi
              Konvensi ILO 188  Ini Harus Dilakukan Peserta Prakerja Saat Pelatihan Usai Tapi Insentif Belum
              Cair  Pendaftaran Peserta Kartu Prakerja Gelombang 4 Dibuka Akhir Juli 2020.































                                                           277
   273   274   275   276   277   278   279   280   281   282   283