Page 67 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 23 JULI 2020
P. 67
Judul Garda BMI minta pemerintah permudah akses tes COVID-19 untuk
calon PMI
Nama Media sulteng.antaranews.com
Newstrend Pengiriman PMI
Halaman/URL https://sulteng.antaranews.com/nasional/berita/1627310/garda-bmi-
minta-pemerintah-permudah-akses-tes-covid-19-untuk-calon-pmi
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-22 22:18:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Yusri Albima (Wakil Ketua Umum Garda Buruh Migran Indonesia) Negara hadir untuk
mempermudah tempat calon PMI melakukan tes usap di klinik yang bersertifikat dan memiliki
laboratorium. Biaya tes usap/PCR tentunya menjadi tanggung jawab pihak pengguna (yang
menanggung), bukan dibebankan kepada calon PMI
positive - Gabriel Goa (Direktur Lembaga dan HAM PADMA Indonesia) Sikap APJATI sesuai
dengan perintah UU No 18 Tahun 2017 yang tidak boleh membebankan biaya penempatan pada
PMI. Jadi, beban itu memang harus ditanggung oleh pengguna jasa PMI
Ringkasan
Wakil Ketua Umum Garda Buruh Migran Indonesia (BMI) Yusri Albima meminta pemerintah
mempermudah calon pekerja migran Indonesia (PMI) yang ingin melakukan tes usap COVID-
19 karena kemungkinan akan diwajibkan jika pengiriman PMI kembali dilakukan. Kementerian
Ketenagakerjaan sampai saat ini belum mencabut Kepmenaker Nomor 151 Tahun 2020 tentang
Penghentian Sementara Penempatan Pekerja Migran Indonesia. Menteri Ketenagakerjaan
(Menaker) Ida Fauziyah sebelumnya mengatakan pemerintah tengah menyusun protokol
pengiriman PMI di saat adaptasi kebiasaan baru dan terus berkoordinasi dengan negara-negara
penempatan.
GARDA BMI MINTA PEMERINTAH PERMUDAH AKSES TES COVID-19 UNTUK CALON
PMI
Jakarta - Wakil Ketua Umum Garda Buruh Migran Indonesia (BMI) Yusri Albima meminta
pemerintah mempermudah calon pekerja migran Indonesia (PMI) yang ingin melakukan tes
usap COVID-19 karena kemungkinan akan diwajibkan jika pengiriman PMI kembali dilakukan.
"Negara hadir untuk mempermudah tempat calon PMI melakukan tes usap di klinik yang
bersertifikat dan memiliki laboratorium. Biaya tes usap/PCR tentunya menjadi tanggung jawab
66

