Page 175 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2019
P. 175

instruktur sangatlah strategis sebagai ujung tombak dalam menghasilkan SDM yang
               kompeten, " kata Aris.

               Aris Wahyudi mengungkapkan, secara nasional jumlah Balai Latihan Kerja (BLK)
               Pemerintah baik UPTP maupun UPTD saat ini berjumlah 305 BLK dan sebanyak 37
               BLK atau 12,13 persen, berada di Pulau Kalimantan. Sedangkan LPK Swasta
               sebanyak 5.045 LPK, dan 345 LPK atau 6,84 persen berada di Pulau Kalimantan.

               Secara nasional jumlah Instruktur Pemerintah saat ini berjumlah 3.013 orang, dan
               282 orang atau 9,36 persen berada di Pulau Kalimantan. Sedangkan Instruktur
               Swasta sebanyak 16.379 orang, dan 1.224 orang atau 7,47 persen berada di Pulau
               Kalimantan.

               Dengan jumlah sumber daya yang ada tersebut perlu dijaga kualitasnya melalui
               kompetisi ketrampilan instruktur. "Kompetisi instruktur ini menjadi salah satu media
               dalam menjaga kualitas instruktur yang ada dan dapat menjadi indikator
               kemampuan instruktur pada tingkat regional maupun pada tingkat nasional, " kata
               Aris.

               Kadisnaker Kaltim Abu Helmi mengatakan KKIN regional Kaltim mempertegas bahwa
               peran instruktur sangatlah strategis dalam rangka menciptakan calon tenaga kerja
               yang kompeten dan berdaya saing.

               "Melalui ajang kompetisi ini, diharapkan menghasilkan para instruktur yang
               kompeten dan profesional sehingga akan terwujud calon tenaga kerja kompeten
               dan memiliki daya saing untuk memasuki pasar kerja, sehingga akan menurunkan
               tingkat pengangguran di Kaltim, " kata Abu Helmi.

               Kepala BLK Samarinda Andri Susila menyatakan KKIN VII Kaltim diikuti oleh 90
               orang instruktur yakni Kalsel sebanyak 32 orang instruktur; Kaltim (27); Kalteng
               (21); dan Kaltara (10).

               Andri menambahkan, ada sembilan bidang yang dikompetisikan dan masing-masing
               diikuti 10 orang. Kesembilan bidang itu yakni pengelasan (welding); otomotif
               kendaraan ringan (automotive technology); instalasi listrik (electrical installation);
               tata busana (fashion technology); pendingin dan tata udara (refrigeration and AC);
               elektronika, disain grafis (graphic design technology); perencanaan rekayasa
               mekanik CAD (mechanical engineering design CAD) dan solusi perangkat lunak
               teknologi informasi untuk bisnis (IT software solution for business).

               KKIN VII Regional Kaltim bertema "Melalui Kompetisi Kita Tingkatkan Kompetensi
               dan Profesionalisme Instruktur dihadiri Ketua Lembaga Akreditasi Lembaga
               Pelatihan Kerja (LALPK) sekaligus Ketua Tim Penyelia KKIN VII 2019 Suhadi, Kepala
               Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Sukasnaini. Dan 90 orang peserta KKIN
               berasal dari Provinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan
               Kalimantan Utara.
               (alf)



                                                      Page 174 of 180.
   170   171   172   173   174   175   176   177   178   179   180