Page 35 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2019
P. 35

Title          BP3TKI SEBUT TUJUAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA ASAL YOGYAKARTA 53 NEGARA
               Media Name     antaranews.com
               Pub. Date      14 Juli 2019
                              https://www.antaranews.com/berita/955213/bp3tki-sebut-tujuan-pekerja-m igran-
               Page/URL
                              indonesia-asal-yogyakarta-53-negara
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Negaranya banyak sekali, paling terbanyak ke Korea (Korea Selatan) dan Malaysia,
               Yogyakarta itu tujuan negara PMI (pekerja migran Indonesia) ada 53 negara tujuan
               Yogyakarta - Balai Pelayanan Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia
               Yogyakarta menyebut tujuan pekerja migran Indonesia asal kabupaten/kota di
               Daerah Istimewa Yogyakarta yang dikirim secara formal oleh lembaganya ada
               sebanyak 53 negara.

               "Negaranya banyak sekali, paling terbanyak ke Korea (Korea Selatan) dan Malaysia,
               Yogyakarta itu tujuan negara PMI (pekerja migran Indonesia) ada 53 negara
               tujuan," kata Kepala Balai Pelayanan Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja
               Indonesia (BP3TKI) Yogyakarta, Suparjo di Yogyakarta, Minggu.

               Dia menjelaskan, puluhan negara tujuan itu diantaranya berbagai negara di
               kawasan Eropa, Amerika dan Australia, akan tetapi mayoritas ke Korea Selatan,
               karena standar gaji yang ditetapkan di perusahaan negara tersebut tinggi jika
               dirupiahkan.

               "Kalau sekarang yang banyak diminati calon pekerja ke luar negeri itu adalah ingin
               bekerja ke Korea karena gajinya tinggi, kalau dirupiahkan mencapai sebesar Rp20
               juta per bulan, mereka bekerja di sektor manufaktur pabrikan," katanya.

               Dia mengatakan, terbanyak kedua setelah Korea Selatan, calon tenaga kerja ke luar
               negeri berminat ke perusahaan sektor manufaktur di Malaysia, bahkan lulusan
               sekokah menengah atas/kejuruan (SMA/SMK) sederajat banyak ke negeri Jiran itu.

               Dia mengatakan pada tahun ini di wilayah DIY calon PMI yang mendaftar untuk
               bekerja ke Korea Selatan sebanyak 500 orang, akan tetapi yang dinyatakan lulus
               hanya berjumlah 42 orang, karena memang kempetisi untuk menjadi pekerja di
               negara tersebut sangat ketat.

               "Kalau secara nasional kemarin yang daftar sebanyak sekitar 24 ribu tenaga kerja,
               tetapi yang lulus hanya sekitar 1.700 orang secara nasional, kalau Yogyakarta yang
               mendaftar 500 orang kemudian yang lulus 42 orang itu sudah bagus," kata Suparjo.

               Sementara itu, dalam tiga tahun terakhir sejak 2017 sampai Juni 2019 lembaganya
               telah mengirim PMI sebanyak 3.543 orang, sebanyak 1.059 pekerja dari Bantul, 342




                                                       Page 34 of 180.
   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40