Page 198 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 FEBRUARI 2020
P. 198
pekerjaan. Sehingga ia meminta kepada peserta di BLK Kendari agar tidak hanya
meningkatkan skill (technival skill, soft skill), tetapi juga harus melek teknologi.
Dengan alokasi dana yang lumayan besar, kata dia, diharapkan peningkatan kualitas
tenaga kerja melalui pelatihan berbasis kompetensi dapat mencapai sasaran, tidak
hanya terhadap aspek kuantitas dan kualitas, tetapi juga pada aspek penerapan
tenaga kerja di Indonesia juga termasuk peningkatan produktivitasnya.
"Artinya anggaran yang telah dialokasikan oleh pemerintah dapat memberikan
manfaat bagi masyarakat dan juga dunia industri sehingga dapat menyerap tenaga
kerja, dapat meningkatkan kesejahteraan dan mampu meningkatkan produktivitas
perusahaan dan mendorong ekonomi nasional," ujarnya.
Sementara itu, para peserta yang mengikuti pelatihan berbasis kompetensi (PBK) di
BLK Kendari, Sultra) dituntut untuk tidak hanya memiliki skil dan kompetensi, tetapi
dituntut melek teknologi.
"Pelatihan tidak hanya tentang technical skill, soft skill, tetapi perlu juga ditambah
digital skill agar siapa pun yang pelatihan di BLK Kendari juga melek digital karena
ke depan adalah zaman era digital," kata Bambang.
Di era digital seperti saat ini, lanjut dia, orang bekerja harus juga mampu
memanfaatkan teknologi yang semakin berkembang. Ia mengungkapkan jika
seseorang tidak paham bagaimana menggunakan teknologi maka akan ketinggalan.
Oleh karena itu, lanjutnya, seseorang harus bisa menyesuaikan dengan
perkembangan teknologi. "Saya mendorong seluruh peserta pelatihan BLK Kendari
dapat terlibat aktif dalam menyosialisasikan manfaat pelatihan yang dilaksanakan di
BLK Kendari dengan menggunakan multimedia," terangnya.
Termasuk media sosial, lanjut dia, sehingga seluruh masyarakat tahu manfaat untuk
maju dalam pengembangan sumber daya manusia. Ia juga menyampaikan kepada
para peserta BLK tidak salah dalam memilih jurusan kepelatihan.
Ia menyarankan agar memprogram pelatihan yang sesuai dengan potensi diri,
sesuai dengan bakat dan diselaraskan dengan potensi atau peluang kerja yang ada.
"Sehingga nantinya setelah selesai pelatihan dari BLK Kendari langsung bisa
bekerja," ungkapnya.
Selain itu, ia juga meminta kepada peserta di BLK Kendari membangun koneksi
dengan siapa saja, baik dengan lingkungan BLK dengan lingkungan industri. Karena,
kata dia, jejaring inilah yang menentukan atau membuka akses informasi, membuka
akses peluang untuk meningkatkan keterampilannya, meningkatkan keahliannya.
Page 197 of 223.

