Page 50 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 MARET 2020
P. 50
Title KOMISI III DESAK TIMPORA AMBIL TINDAKAN SOAL TKA DI KENDARI
Media Name republika.co.id
Pub. Date 19 Maret 2020
https://republika.co.id/berita/q7frn2428/komisi-iii-desak-timpora-ambi l-tindakan-soal-
Page/URL
tka-di-kendari
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Anggota Komisi III DPR Arsul Sani menyayangkan adanya tenaga kerja asing (TKA)
asal China yang masuk ke Kendari, Sulawesi Tenggara, di tengan pandemi virus
Covid-19 atau corona yang tengah terjadi. Ia pun mendesak Direktorat Jenderal
Imigrasi melalui jajaran Timpora (Tim Pengawasan Orang Asing) untuk segera
mengambil tindakan.
"Tindakan keimigrasian yang tegas terhadap para TKA asal China tersebut, dengan
membawa mereka seluruhnya ke Rudenim (Rumah Detensi Imigrasi) atau ke
tempat karantina lainnya," ujar Arsul kepada wartawan, Kamis (19/3).
Timpora juga diminta untuk berkoordinasi dengan Polda Sulawesi Tenggara, terkait
tindakan yang akan diambil kepada TKA tersebut. Dengan demikian, tak terjadi lagi
miskomunikasi terhadap keduanya.
"Perlunya kerja sama ini untuk memulihkan compang-campingnya komuniksi publik
jajaran pemerintahan terkait kejadian TKA China," ujar Arsul.
Pemerintah atau pejabat terkait juga diminta tak perlu takut terganggunya iklim
investasi di wilayahnya. Pasalnya, saat ini keselamatan dan kesehatan warga harus
diprioritaskan terlebih dahulu.
"Kepentingan mendukung investasi tidak berarti bisa semaunya menabrak aturan
yang berlaku untuk investor dan tenaga kerja asingnya," ujar Arsul.
Sebelumnya, beredar video kedatangan 49 TKA asal China di Bandara Haluoleo.
Adapun narasi dalam video tersebut mengaitkan kedatangan para TKA itu dengan
penyebaran virus corona yang memang berawal dari Wuhan, China.
Namun, Kapolda Sultra Brigjen Merdisyam, kemudian membantah narasi dalam
video tersebut. Ia menyebut bahwa orang-orang yang ada di dalam video tersebut
merupakan TKA yang sebelumnya bekerja di perusahaan pemurnian nikel di
Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, yang baru kembali dari
Jakarta. Pernyataan itu dibantah oleh Kepala Kantor Perwakilan Kementrian Hukum
dan HAM Sulawesi Tenggara, Sofyan, yang menyatakan mereka TKA baru. Ia
menyebut bahwa yang direkam di video itu adalah TKA baru yang berangkat dari
China setelah transit dari Thailand.
Page 49 of 101.

