Page 56 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 MARET 2020
P. 56
Title KEMNAKER BEKUKAN SEMENTARA PENEMPATAN PEKERJA INDONESIA KE LUAR NEGERI
Media Name jogja.antaranews.com
Pub. Date 19 Maret 2020
https://jogja.antaranews.com/nasional/berita/1367618/kemnaker-bekukan- sementara-
Page/URL
penempatan-pekerja-indonesia-ke-luar-negeri
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Pemerintah memutuskan untuk menghentikan sementara penempatan
Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke luar negeri sebagai bagian perlindungan dan
pencegahan penyebaran COVID-19 dan mulai berlaku sejak 20 Maret 2020. Menteri
Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah telah menandatangani Keputusan Menteri
Ketenagakerjaan RI Nomor 151 Tahun 2020 tentang Penghentian Sementara
Penempatan Pekerja Migran Indonesia pada Rabu (18/3).
"Pada saat Keputusan Menteri ini mulai berlaku, Pekerja Migran Indonesia yang
telah memiliki visa kerja dan tiket transportasi ke negara tujuan penempatan dapat
diberangkatkan jika dalam hal negara tujuan penempatan tidak menutup masuknya
orang asing untuk bekerja," kata Menaker Ida dalam rilis yang diterima di Jakarta
pada Kamis.
Penghentian itu berlaku bagi PMI yang ditempatkan Perusahaan Penempatan
Pekerja Migran Indonesia (P3MI), PMI yang ditempatkan oleh perusahaan untuk
kepentingan perusahaan, PMI perseorangan serta awak kapal niaga atau perikanan
di kapal berbendera asing.
Bagi pekerja yang masih bekerja di luar negeri dapat menyelesaikan tugasnya
sesuai dengan perjanjian kerja, yang dapat diperpanjang sesuai kesepakatan antara
pekerja dan pemberi kerja dengan pertimbangan jaminan keselamatan dari
pemerintah lokal.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau agar PMI untuk mengikuti
arahan dari pemerintahan lokal terkait pencegahan COVID-19 dan meminta agar
PMI yang akan pulang ke Tanah Air untuk melapor dulu ke perwakilan resmi
pemerintah Indonesia di negara setempat sebelum kembali.
Tidak hanya penghentian penempatan PMI, pemerintah juga menghentikan layanan
pengurusan registrasi calon PMI, proses lanjutan di dalam negeri dan verifikasi surat
permintaan (job order/demand letter) di semua perwakilan Indonesia di negara
penempatan.
"Dalam hal situasi dan kondisi nasional maupun di negara penempatan karena
wabah virus corona (COVID-19) sudah kembali kondusif, menteri dapat meninjau
kembali Keputusan Menteri ini," kata Menaker Ida.
Page 55 of 101.

