Page 65 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 MARET 2020
P. 65
Title CEGAH CORONA, MENAKER SETOP PEKERJA MIGRAN KE LUAR NEGERI
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 19 Maret 2020
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200319164217-92-485046/cegah-co rona-
Page/URL
menaker-setop-pekerja-migran-ke-luar-negeri
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan akan menghentikan sementara
penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke luar negeri sebagai upaya
pencegahan penyebaran wabah virus corona . Keputusan ini tertuang dalam
Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 151 Tahun 2020 tentang
Penghentian Sementara Penempatan Pekerja Migran Indonesia.
Keputusan ini ditandatangani Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah pada 18 Maret
2020 dan berlaku mulai 20 Maret 2020. Penghentian penempatan berlaku bagi PMI
yang ditempatkan oleh pelaksana penempatan (P3MI), PMI yang ditempatkan oleh
perusahaan untuk kepentingan perusahaan sendiri, PMI perseorangan, serta awak
kapal niaga/perikanan pada kapal berbendera asing.
"Pada saat Keputusan Menteri ini mulai berlaku, Pekerja Migran Indonesia yang
telah memiliki visa kerja dan tiket transportasi ke negara tujuan penempatan dapat
diberangkatkan jika negara tujuan penempatan tidak menutup masuknya orang
asing untuk bekerja," kata Ida dalam keterangan resmi yang diterima, Kamis (19/3).
Sementara, untuk pekerja migran yang telah bekerja di luar negeri dapat tetap
bekerja hingga perjanjian kerja (PK) berakhir. Jika PK telah berakhir, PK dapat
diperpanjang kembali sesuai kesepakatan pekerja migran dan pemberi kerja,
dengan mempertimbangkan jaminan keselamatan dari pemerintah setempat.
Kepmenaker ini juga mengimbau WNI di luar negeri, khususnya PMI, untuk
mengikuti arahan dan imbauan pemerintah setempat terkait pencegahan virus
corona.
"Pekerja Migran Indonesia yang pulang ke Indonesia agar melaporkan kepulangan
ke Perwakilan RI terdekat sebelum meninggalkan negara penempatan," tutur Ida.
Selain itu, layanan pengurusan registrasi (ID) Calon PMI, proses lanjutan di dalam
negeri, maupun layanan verifikasi surat permintaan (job order/demand letter) di
Perwakilan RI di negara penempatan, sementara dihentikan.
"Dalam hal situasi dan kondisi nasional maupun di negara penempatan karena
wabah virus corona (Covid-19) sudah kembali kondusif, menteri dapat meninjau
kembali Keputusan Menteri ini," tandasnya.
(age/bir).
Page 64 of 101.

