Page 16 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 JUNI 2019
P. 16
Tua (JHT) sebesar 6,26% p.a. atau 1,07% lebih tinggi dari bunga deposito rata-rata
perbankan pemerintah sebesar 5,19% p.a.
Perlu diketahui hasil pengembangan investasi DJS di BPJSTK tersebut tidak
dikenakan pajak, sedangkan bunga deposito di perbankan dikenakan pajak sebesar
20%.
Dengan demikian imbal hasil JHT yang diterima peserta secara neto 2,11% lebih
tinggi dari bunga deposito.
Dari sisi manfaat kepada peserta, selain memberikan imbal hasil investasi diatas
rata-rata suku bunga deposito tersebut, sepanjang tahun 2018 BPJSTK telah
membayarkan klaim atau pembayaran jaminan sebesar Rp27,6 Triliun kepada 2,16
juta peserta.
Sementara itu, tingkat kepuasan pelanggan BPJSTK tahun 2018 juga mengalami
peningkatan berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh pihak independen yaitu
sebesar 92,6% atau meningkat 1,9% dari tahun 2017 sebesar 90,71%.
Menurut Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, walau banyak
tantangan dari lingkungan eksternal, seperti kondisi pasar modal yang kurang
kondusif, BPJSTK tetap dapat menorehkan kinerja positif pada tahun 2018.
"Tantangan tahun 2018 cukup berat, seperti IHSG yang mengalami tekanan,
sebagai dampak perang dagang Amerika dan China. Namun kami dapat
menjalankan semua tugas yang diamanatkan kepada BPJSTK , baik dari sisi
kepesertaan, pelayanan maupun pengelolaan dana. Pencapaian Indikator-indikator
kesehatan keuangan DJS dan badan BPJSTK juga dalam kondisi baik, sesuai yang
ditetapkan regulasi, bahkan aset DJS dan badan BPJS terus tumbuh", terang Agus.
Agus menambahkan, hasil yang didapatkan BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan
buah kerja keras seluruh insan BPJSTK yang didukung oleh semua pihak. Agus
berharap agar kinerja yang baik ini tetap dapat dipertahankan dan ditingkatkan.
"Semua pihak terkait memiliki peran penting dalam membawa BPJS
Ketenagakerjaan meraih pencapaian kinerja yang baik ini", ujar Agus.
Agus menuturkan, hal-hal positif yang terjadi sepanjang tahun 2018 turut
mengantar BPJS Ketenagakerjaan mencapai kinerja diatas, seperti penghargaan dari
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga dengan sistem pengendalian
gratifikasi terbaik.
Page 15 of 57.

