Page 50 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 MEI 2020
P. 50

Title          BALEG BAHAS DIM RUU CIPTAKER BERSAMA PEMERINTAH
               Media Name     mediaindonesia.com
               Pub. Date      26 Mei 2020
                              https://mediaindonesia.com/read/detail/315845-baleg-bahas-dim-ruu-cipt aker-bersama-
               Page/URL
                              pemerintah
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menggelar rapat bersama Pemerintah untuk
               membahas Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) pada Rancangan Undang-Undang
               Omnibus Law Cipta Kerja (RUU Ciptaker), Rabu (20/5/2020).


               Ketua Baleg DPR RI Supratman Andi Agtas yang memimpin jalannya rapat secara
               virtual itu mengatakan, rapat ini membahas sebanyak 75 DIM pada bagian
               konsiderans, bab I dan bab II RUU Ciptaker. Ia menyebut, rinciannya 11 DIM tetap,
               39 DIM perubahan redaksional, dan 25 DIM perubahan substansial.

               Memasuki pembahasan pada DIM nomor satu, yakni terkait judul Undang-Undang,
               lima Fraksi mengusulkan penggantian judul. Wakil Ketua Baleg DPR RI dari Fraksi
               PDI-Perjuangan Rieke Diah Pitaloka mengusulkan masalah judul dibahas saat
               pembahasan substansi berlangsung, namun ia mengusulkan agar RUU Omnibus Law
               ini bernama RUU Penguatan UMKM, Koperasi, Industri Nasional dan Cipta Kerja.

               Sementara, itu Fraksi Partai NasDem mengusulkan perubahan judul menjadi
               'Kemudahan Berusaha'. F-NasDem memandang setengah materi muatan RUU ini
               mengatur tentang investasi dan perizinan yang dimaksudkan agar terjadi
               kemudahan berusaha.


               "Perubahan judul ini dapat menjadi alasan hukum terhadap penarikan klaster
               ketenagakerjaan dari RUU ini," ungkap Anggota Baleg DPR RI Fauzi H. Amro
               mewakili F-NasDem.


               Senada disampaikan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP), mereka
               mengusulkan untuk mengubah judul menjadi RUU Cipta Kesempatan Kerja dan
               Kemudahan Berusaha. Karena isi dalam draf RUU ini untuk memudahkan iklim
               berusaha di Indonesia.

               Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) juga mengusulkan alternatif judul RUU
               Cipta Kerja menjadi RUU Tentang Penyediaan Lapangan Kerja.


               Sedangkan Fraksi Gerindra ingin agar judul RUU dikembalikan sesuai judulnya yang
               disebut Presiden Joko Widodo pada Sidang Paripurna MPR RI, 20 Oktober 2019 lalu,
               dalam rangka pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Periode 2019-2024.

               Adapun Fraksi yang sepakat agar judul RUU ini tetap Cipta Kerja antara lain Fraksi
               Partai Golkar (F-PG), Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB), dan Fraksi Partai
               Amanat Nasional (F-PAN).



                                                       Page 49 of 101.
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55