Page 86 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 OKTOBER 2019
P. 86

Title         EDARAN MENAKER UMP NAIK 8,51 PERSEN, PEMPROV DKI JAKARTA: MASIH DIBAHAS
                Media Name    suara.com
                Pub. Date     17 Oktober 2019
                              https://www.suara.com/news/2019/10/17/190033/edaran-menaker-ump-naik-8 51-
                Page/URL
                              persen-pemprov-dki-jakarta-masih-dibahas
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Positive








               Kementerian Ketenagakerjaan merencanakan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP)
               sekitar 8 persen. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta
               menyatakan masih membahasnya.

               Besaran kenaikan tersebut tertuang dalam edaran Menteri Ketenagakerjaan, Hanif
               Dhakiri melalui surat edaran dengan Nomor B-m/308/HI.01.00/X/2019. Surat yang
               diedarkan kepada seluruh Gubernur se-Indonesia itu dirilis pada 15 Oktober 2019.

               Surat edaran tersebut menuliskan persentase kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP)
               2020 sebesar 8,51 persen. Angka tersebut didapat berdasarkan inflasi dan pertumbuhan
               ekonomi.

               Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta Andri Yansah mengatakan
               sudah melakukan persiapan terkait rencana itu. Ia akan melakukan rapat terakhir untuk
               membahasnya bersama dengan Dewan Pengupahan.

               "Kita kan insyaAllah baru nanti tanggal 23 (Oktober) kita akan melalukan rapat dengan
               dewan pengupahan. Terkait masalah penentuan UMP di DKI Jakarta," ujar Andri saat
               dihubungi, Kamis (17/10/2019).

               Jika mengalami kenaikan 8 persen, UMP DKI tahun 2019 yang berjumlah Rp
               3.940.973,096 akan meningkat menjadi Rp 4.276.349,86 pada tahun 2020. Jumlahnya
               meningkat sekitar Rp 335.376,80.

               Terkait jumlah tersebut, Andri belum bisa memastikannya. Lantaran masih melakukan
               beberapa tahapan untuk memfinalisasi jumlahnya.

               "Belum, belum bisa (ditentukan) kan kita belum rapat," jelasnya.

               Andri menjelaskan, pihaknya sudah mulai pembahasan kenaikan UMP sekitar enam
               bulan lalu. Ia mengaku sudah melalukan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) tiga
               gelombang di 45 pasar di tiap wilayah Kota di Jakarta dan sedang memasukan data
               hasil survei.

               "Itu nanti yang kita hitung dari yang kita bahas sana sini lah. Nanti baru kita tetapkan
               bersama dengan dewan pengupahan untuk kita lakukan rekomendasi atau usulan ke
               bapak Gubernur," katanya.



                                                       Page 85 of 92.
   81   82   83   84   85   86   87   88   89   90   91