Page 48 - e-Kliping Ketenagakerjaan 17 Juli 2019
P. 48
Title KASUS PEMERKOSAAN TKI, POLISI MALAYSIA TUNGGU HASIL FORENSIK
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 17 Juli 2019
https://www.cnnindonesia.com/internasional/20190717071654-106-412798/k asus-
Page/URL
pemerkosaan-tki-polisi-malaysia-tunggu-hasil-forensik
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
KASUS PEMERKOSAAN TKI, POLISI MALAYSIA TUNGGU
HASIL FORENSIK
Jakarta - Kepolisian Negara Bagian Perak, Malaysia menyatakan segera mengajukan berkas
penyidikan kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang tenaga kerja Indonesia kepada
kejaksaan setempat. Mereka tinggal menunggu keputusan apakah masih ada dokumen
yang perlu dilengkapi atau bisa diajukan ke pengadilan untuk disidangkan.
"Dua berkas hasil penyidikan dari pelapor dan tersangka segera siap dalam dua atau tiga
pekan lagi," kata Kepala Kepolisian Perak, Datuk Razarudin Husain, seperti dilansir New
Straits Times , Rabu (17/7).
Menurut Husain para penyidik saat ini tengah menunggu laporan forensik dan medis untuk
melengkapi berkas perkara. Dia juga membantah berbagai dugaan terkait keputusan
membebaskan dengan jaminan kepada tersangka yang merupakan anggota komisioner
eksekutif, Paul Yong.
Husain beralasan polisi akan menahan tersangka jika dianggap mencampuri perkara atau
menekan saksi korban. Kemudian alasan lainnya adalah tersangka akan dikurung jika ada
potensi akan melarikan diri.
"Dalam kasus ini, kami memutuskan membebaskan tersangka dengan jaminan bukan
karena bias atau lantaran tersangka adalah seorang pejabat," kata Husain.
Kepolisian Perak sempat menahan Paul Yong yang diduga memerkosa seorang asisten
rumah tangga asal Indonesia berusia 23 tahun. Namun, dia menyangkal tuduhan itu dan
kepolisian memutuskan membebaskan dia dengan jaminan walau penyelidikan kasus itu
tetap berjalan.
Sang TKI yang identitasnya dirahasiakan mengadu ke kepolisian Perak pada 8 Juli lalu. Dia
mengaku diperkosa di rumah sang majikan di daerah Meru.
Penyidik lantas meminta korban dan tersangka menjalani pemeriksaan medis sebagai
bagian penyelidikan. Namun, polisi memutuskan membebaskan Yong dengan jaminan
setelah sempat ditahan usai menjalani pemeriksaan.
Husain menyatakan pelapor saat ini ditempatkan di lokasi rahasia yang dijaga polisi dan
ditemani staf Kedutaan Besar Republik Indonesia, sampai berkas perkaranya diajukan ke
Markas Besar Kepolisian Bukit Aman dan Kejaksaan Negara Bagian Perak.
Menurut Husain, Yong dijerat dengan Pasal 376 tentang pemerkosaan Kitab Undang-
Undang Hukum Pidana Malaysia. Jika terbukti bersalah, Yong terancam hukuman maksimal
20 tahun penjara dan dicambuk.
(ayp).
Page 47 of 89.

