Page 79 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 NOVEMBER 2019
P. 79
Title INDUSTRI FASHION PENYUMBANG DEVISA TERBESAR KETIGA DI INDONESIA, CAPAI RP
122 T
Media Name kompas.com
Pub. Date 26 November 2019
Page/URL https://regional.kompas.com/read/2019/11/26/18473841/industri-fashion- penyumbang-
devisa-terbesar-ketiga-di-indonesia-capai-rp-122?page=all
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin berat, Kementerian Tenaga
Kerja (Kemenaker) mendorong industri fashion di Indonesia harus memiliki ciri khas
tersendiri. Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemenaker
Bambang Satrio Lelono mengatakan, industri fashion telah menempati posisi ketiga
terbesar penyumbang devisa negara.
" Industri fashion yang ada sekarang telah mampu menyumbang devisa sebesar Rp
122 triliun bagi pemerintah. Malahan di era sekarang, jadi produk terlaris di bidang
e-commerce," ujar Bambang saat menghadiri rapat koordinasi bidang pelatihan dan
produktivitas, di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Semarang,
Selasa (26/11/2019).
Maka dari itu, kata Bambang, industri fashion menjadi peluang kerja yang sangat
menjanjikan setiap tahun. Itu alasan industri fashion diharapkan menyumbang
devisa yang lebih besar lagi.
Anggaran Rp 5,2 triliun
Pada tahun 2020, Kemenaker akan mengucurkan dana mencapai Rp 5,2 triliun
kepada seluruh Balai Latihan Kerja (BLK) di Indonesia. Anggaran dana tersebut akan
dialokasikan untuk menggencarkan kegiatan pelatihan dan pengembangan program
kerja di setiap BLK. Anggaran itu juga akan digunakan untuk meningkatkan
keterampilan para lulusan SMA/SMK dan para pekerja yang terkena pemutusan
hubungan kerja (PHK).
"Kita akan bekali pelatihan buat 270.000 orang tenaga kerja dan 200.000an orang
yang butuh pelatihan kewirausahaan secara mandiri," kata Bambang.
Suntikan dana dari APBN itu bakal dimanfaatkan untuk menggarap pembangunan
gedung-gedung baru di BLK yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Saat ini terdapat 230 UPTD BLK provinsi yang berdiri di berbagai kabupaten/kota.
Kita sudah mengeluarkan sertifikasi bagi 260.000 orang dalam berbagai pelatihan
yang dilakukan di BLK," jelas Bambang.
Page 78 of 127.

