Page 85 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 NOVEMBER 2019
P. 85

Title          DUA WANITA ASAL SULUT DISEKAP DI BATAM, AWALNYA DIJANJIKAN KERJA DENGAN GAJI
                              BESAR DI MALAYSIA
               Media Name     tribunnews.com
               Pub. Date      26 November 2019
               Page/URL       https://www.tribunnews.com/regional/2019/11/26/dua-wanita-asal-sulut-d isekap-di-
                              batam-awalnya-dijanjikan-kerja-dengan-gaji-besar-di-malaysia
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative

               DUA WANITA ASAL SULUT DISEKAP DI BATAM, AWALNYA DIJANJIKAN
               KERJA DENGAN GAJI BESAR DI MALAYSIA


               Perempuan berinisial ILH dan LA merupakan calon pekerja migran Indonesia (CPMI)
               atau dulu dikenal dengan tenaga kerja Indonesia (TKI).

               Dua wanita asal Sulawesi disekap di satu rumah di Batam, setelah dijanjikan
               pekerjaan dengan gaji besar.

               Mereka dijanjikan bekerja di Malaysia, namun nasib mereka terkatung-katung
               setibanya di Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

               Mereka bahkan disekap oleh calo di perumahan Bambu Kuning, Kecamatan Batu Aji,
               Batam, tanpa ada konfirmasi mengenai kejelasan nasib pekerjaan mereka.

               Keduanya berangkat ke Pulau Batam pada tanggal 14 November 2019 melalui
               Bandara Samratulangi, Manado.

               Rencananya, mereka akan bekerja sebagai penata laksana rumah tangga di negara
               tujuan Malaysia.

               Setelah sekitar seminggu disekap di satu rumah di Batam, dua warga Sulawesi Utara
               akhirnya bisa diselamatkan.

               Demikian berdasarkan rilis yang diterima tribunmanado.co.id dari BP3TKI Manado,
               Senin (25/11/2019).

               ILH dan LA mendapatkan informasi mengenai lowongan pekerjaan melalui perantara
               calo di Facebook.

               Mereka diiming-imingi gaji besar serta proses yang mudah. Ternyata, sesampainya
               di Batam, nasib mereka tak jelas.

















                                                       Page 84 of 127.
   80   81   82   83   84   85   86   87   88   89   90