Page 143 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 09 SEPTEMBER 2019
P. 143
Title KAGAMA GELAR PRA MUNAS DI BALIKPAPAN
Media Name beritasatu.com
Pub. Date 06 September 2019
Page/URL https://www.beritasatu.com/nasional/573716/kagama-gelar-pra-munas-di-b alikpapan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada menggelar Seminar Pra-Munas Kagama
yang kedua akan digelar pada Sabtu (7/9/2019) di Hotel Gran Senyiur Balikpapan,
Kalimantan Timur. Seminar kali ini bertajuk "Ketenagakerjaan dan Sumber Daya
Manusia Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0".
Seminar tersebut akan dihadiri Menteri Ketenagakerjaan RI Muhammad Hanif
Dhakiri sebagai keynote speaker, dan empat pembicara yaitu Sukamdi, dosen
Fakultas Geografi UGM; Bambang Satrio Lelono, Dirjen Pembinaan, Pelatihan, dan
Produktivitas, Kementerian Ketenagakerjaan; Wahyu Susilo, Direktur Eksekutif
Migrant CARE; dan Aji Erlangga Martawireja, Pengirim Pemagangan ke Jepang.
Seminar Nasional juga akan menghadirkan dua orang pembahas yaitu Diahhadi
Setyonaluri dari Lembaga Demografi FEB UI dan Agustina Murbaningsih, Deputi
Kemaritiman Sekretariat Kabinet.
"Indonesia sedang memasuki periode "bonus demografi", dimana 70% penduduk
Indonesia akan berada pada usia kerja yang akan mencapai puncaknya pada tahun
2025 -- 2030. Bonus demografi ini adalah berkah dan modal pembangunan yang
penting, namun di sisi lain akan menjadi bencana jika Indonesia gagal memperkuat
SDM dan juga gagal menyediakan lapangan pekerjaan," kata Sekretaris Jenderal PP
Kagama, AAGN Ari Dwipayana melalui keterangan, Jumat (6/9/2019).
"Selain itu saat kita menghadapi tantangan persaingan ekonomi antar negara yg
semakin sengit. Dalam persaingan itu kuncinya adalah kekuatan SDM. Itulah
sebabnya reformasi sektor ketenagakerjaan dari hulu sampai hilir merupakan
keharusan. Apalagi 51% tenaga kerja kita adalah lulusan SD," ujar Ari.
Menurut Ari, Indonesia juga menghadapi persoalan struktural di mana belum
adanya link and match atau belum tersambungnya antara output sistem pendidikan
dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Tanpa pembenahan yg serius dalam pendidikan maka menyisakan masalah pada
kualitas tenaga kerja kita. Kagama mengapresiasi capaian pemerintah Jokowi-JK yg
dalam lima tahun terakhir, mampu menurunkan angka pengangguran terbuka dari
5,81% pada bulan Februari 2015 ke 5,01% Februari 2019.
Walaupun demikian tantangan ke depan tidak ringan, karena kita memasuki era
disrupsi teknologi yg membuat beberapa pekerjaan lama akan bisa hilang dan
emerging job akan bermunculan. Karema itu dibutuhkan lompatan untuk menguasai
Page 142 of 146.

