Page 167 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 167

Agar  program  ini  berjalan  tepat  sasaran, pemerintah  pun  memperketat  kriteria  kepesertaan
              Kartu Pra Kerja  gelombang 4.

              Kartu Pra Kerja Gelombang 4 diprioritaskan bagi pencari kerja atau pekerja yang terdampak
              pandemi Virus Corona (Covid-19).

              Dikutip dari  Kompas.com  , berdasarkan daftar putih atau  white list  yang dikumpulkan oleh
              Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemenaker)  saat  ini,  terdapat  1,7  juta  orang  yang  sudah
              diverifikasi datanya dan masuk di dalam daftar prioritas tersebut.

              Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas, Kemenaker Bambang Satrio Lelono
              menjelaskan, 1,7 juta orang  white list  yang dimiliki oleh Kemnaker dikumpulkan oleh Dinas
              Ketenagakerjaan Provinsi.

              "Ini yang akan jadi prioritas peserta prakerja. Karena kita sudah bekerja sama dengan dinas-
              dinas  Provinsi  untuk  mendorong  masyarakat  yang  terdampak  untuk  mengikuti  program
              prakerja," jelas Bambang.

              Sementara  itu,  Direktur  Eksekutif  Manajemen  Pelaksana  Program  Kartu  Prakerja,  Denni
              Purbasari  menjelaskan,  sejak  11  April  2020,  sudah  sebanyak  11,3  juta  pendaftar  dari  513
              kabupaten dan kota, kecuali Kabupaten Delyai, Papua.
              Adapun dari gelombang satu sampai tiga, terdapat 680.000 penerima kartu prakerja.

              Sebanyak 143.000 di antaranya merupakan usulan Kemnaker/BPJS Tenaga Kerja.

              "58 persen pekerja yang di PHK, 35 persen pencari kerja, 6 persen pekerja yang masih bekerja,
              dan 1 persen pelaku UKM terdampak," jelas Denni pada kesempatan yang sama.

              Rencana  Pelatihan    Offline    Selain  itu,  pemerintah  juga  berencana  mengadakan  pelatihan
              program Kartu Prakerja secara  offline  .

              Susiwijono mengatakan, pelaksanaan pelatihan secara  offline  dijadwalkan mulai berlangsung
              pada Agustus mendatang.

              Langkah tersebut diambil seiring dengan pelonggaran pembatasan sosial serta  exit strategy
              yang dilakukan pemerintah.
              Sebelumnya,  pelatihan program  Kartu  Prakerja dilakukan  secara  online atau  dalam  jaringan
              akibat pandemi Covid-19.

              "Akan  membuka  pelatihan  secara  luring  (luar  jaringan/offline),  mudah-mudahan  bulan  ke
              depan,  Agustus  seiring  dengan  exit  strategy  Covid-19),"  jelas  Susiwijono,  seperti  yang
              diberitakan  Kompas.com  , Selasa (14/7/2020).

              Susi menegaskan, pelatihan secara  offline  akan dilaksanakan sesuai protokol kesehatan yang
              telah ditetapkan Gugus Tugas Covid-19.

              Seperti halnya menjaga jarak, mencuci tangan, hingga penggunaan masker.

              Untuk mempersiapkaan pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 4, tentunya para calon peserta
              wajib mengetahui syarat dan tata cara pendaftarannya.

              Program Kartu Prakerja mengajukan tiga syarat utama bagi pendaftar.

              Berikut 3 syarat utama mendaftar Kartu Prakerja, seperti yang dilansir laman  prakerja.go.id  :
              1. WNI  2. Minimal berusia 18 tahun  3. Sedang tidak menempuh pendidikan formal  Sementara

                                                           166
   162   163   164   165   166   167   168   169   170   171   172