Page 201 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JULI 2020
P. 201

"Dalam  hal  kebijakan  pelatihan  vokasi  Kemnaker  telah  mengembangkan  kebijakan  yang
              bertujuan  untuk  terus  memperbaiki  proses    link  and  match    antara  kebutuhan  industri  dan
              kompetensi sumber daya manusia yang ada," ucap Ida Fauziyah dalam webinar pada Selasa
              (14/7).

              Penyiapan kompetensi baru melalui pelatihan kerja dengan kebijakan  triple skilling  :  skilling,
              reskilling    ,  dan    up-skilling    terhadap  pekerja.  Optimalisasi  pemagangan  untuk  menambah
              pengalaman kerja. Pihak Kemnaker juga mengubah kurikulum dan metode dengan pendekatan
              human digital skills,  metode  blended learning  .

              "Kondisi Covid-19, salah satu hikmah yang kita bisa ambil adalah mempercepat kita fokus pada
              human digital online  ," ucap Ida Fauziyah.

              Ia  menjelaskan  dalam  metode    blended  learning    dilakukan  sebab  pemerintah  sedang
              menjalankan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan  physical distancing  . Dua
              kebijakan tersebut menyebabkan pelaksanaan pelatihan hanya bisa diikuti 20% dari total jumlah
              peserta.

              "Untuk menggenjot kegiatan pelatihan ini mau tidak mau, salah satu cara adalah melakukan
              pelatihan dengan metode ini  blended training  ," ucapnya.

              Kemnaker juga bekerjasa sama dengan industri, lembaga, diklat, dan asosiasi untuk identifikasi
              kebutuhan  kompetensi.  Sehingga  bisa  menghasilkan  lulusan  yang  sesuai,  agar  tidak  terjadi
              ketidaksesuaian antara kebutuhan industri dengan lulusan dari pelatihan. Sebab banyak lulusan
              vokasi yang masih menjadi pengangguran. Seharusnya mereka yang harusnya bisa diterima di
              pasar kerja.

              "Untuk menjawab itu melalui bagaimana berkolaborasi dengan semua  stakeholder,  terutama
              pelaku industri agar pendidikan vokasi menciptakan lulusan sesuai dengan kebutuhan pasar
              kerja," ucapnya..






































                                                           200
   196   197   198   199   200   201   202   203   204   205   206