Page 18 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MARET 2020
P. 18
menyampaikan tuntutannya sampai menemui titik terang.
"Aksi dibagi dalam tiga shift, pagi sampai sore, sore sampai malam, dan malam
sampai pagi," terang Sarinah.
Diketahui hingga kini PT Alpen Food Industry telah melakukan Pemutusan
Hubungan Kerja (PHK) terhadap sekitar 620 karyawan.
Jumlah karyawan tersebut terdiri dari karyawan tetap sebanyak 595 orang,
karyawan kontrak 22 orang, dan pekerja outsourcing 3 orang.
Mereka semua di-PHK karena melakukan mogok kerja atas beberapa tekanan kerja
tak manusiawi dari perusahaan seperti penurunan upah, sulit cuti, bonus dibayarkan
dengan cek kosong, pelanggaran hak buruh kontrak, dan eksploitasi buruh
perempuan hamil, hingga 21 orang diantaranya keguguran.
Kementerian Ketenagakerjaan juga telah mengirimkan tim khusus pengawas
ketenagakerjaan untuk melakukan pemeriksaan terhadap PT AFI.
Plt. Dirjen Pembinaan pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan
Kesehatan Kerja (PPK dan K3), Iswandi Hari, mengatakan berdasarkan laporan dari
tim, ada beberapa pelanggaran terhadap sekitar 1206 orang pekerja, diantaranya
pekerja perempuan.
"Kita temukan beberapa pelanggaran yang harus diperbaiki", kata Iswandi dalam
keterangan tertulisnya, Senin (9/10/2020).
Namun dia tidak memaparkan hasil pemeriksaan karena masih dalam proses
pendalaman, pemeriksaan berkas, dan permintaan keterangan dari pihak
perusahaan, pekerja dan anggota serikat pekerja.
"Segera akan ditindaklanjuti, baik melalui nota pemeriksaan dan tahapan
penyidikan. Termasuk kemungkinan diberikan sanksi tegas," ucap Iswandi.
Page 17 of 117.

