Page 49 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 MARET 2020
P. 49

Menurut Menaker Ida, kemampuan atau kompetensi SDM tersebut telah tertuang
               dalam Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) SPPUR, sebagaimana
               yang telah ditetapkan oleh Menteri ketenagakerjaan pada tahun 2017.


                Menaker Ida menegaskan, langkah terpenting selanjutnya yakni menerapkan SKKNI
               SPPUR, untuk pelaksanaan pendidikan dan pelatihan, akreditasi lembaga diklat,
               sertifikasi kompetensi, maupun penerapannya di industri (misalnya sebagai salah
               satu kriteria dalam proses rekruitmen atau promosi karyawan).

                "Saya yakin Bank-Bank di bawah otoritas Bank Indonesia memiliki komitmen sama
               dalam penerapan SKKNI tersebut," katanya.


                Didampingi Dirjen Binalattas Bambang Satrio Lelono, Menaker Ida Fauziyah
               menambahkan, bagi pemerintah, penerapan SKKNI SPPUR merupakan salah satu
               upaya untuk menyiapkan (melalui lembaga diklat) dan memastikan/menjamin
               kompetensi (melalui lembaga sertifikasi) SDM perbankan, untuk terciptanya
               ekosistem perbankan yang kondusif.

                "Tentunya penerapan SKKNI tersebut butuh pengawalan dan supervisi, baik dari
               Bank Indonesia, Kemnaker, dan BNSP, sesuai kewenangannya masing-masing," ujar
               Ida.

                Ida Fauziyah menambahkan Kemnaker melalui kebijakan pengembangan standar
               kompetensi kerja dan tripple skilling (skilling, re-skilling dan up-skilling) akan terus
               bersama-sama dengan seluruh pemangku kepentingan, untuk mewujudkan SDM
               unggul Indonesia maju.


                "Saya berharap bahwa nota kesepahaman ini menjadi momentum bagi kita untuk
               selalu bersinergi dalam penyiapan dan peningkatan kompetensi SDM perbankan,"
               kata Menaker Ida.


                Kepada Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sebagai badan yang memiliki
               peran signifikan menjamin kompetensi tenaga kerja secara nasional, Menaker Ida
               berpesan agar kredibilitas sertifikasi kompetensi yang dilakukan oleh Lembaga
               Sertifikasi Profesi (LSP) terus ditingkatkan.

                "Saya berpesan agar BNSP selalu berkoordinasi dengan seluruh Kementerian dan
               Lembaga, serta pengguna/industri agar sistem sertifikasi yang sudah ada
               mendapatkan pengakuan baik secara nasional bahkan Internasional, " katanya.

                Di akhir sambutannya, Menaker Ida juga berharap agar Bank Indonesia terus
               mengembangkan, menginisiasi, dan menfasilitasi penyusunan SKKNI untuk bidang-
               bidang yang lain, termasuk untuk penerapannya.

                "Kami juga mengharapkan agar program-program percepatan peningkatan
               kompetensi SDM seperti pemagangan dapat dilakukan oleh seluruh perbankan
               nasional di bawah koordinasi Bank Indonesia, " katanya.






                                                       Page 48 of 117.
   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54