Page 43 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 MARET 2019
P. 43
menghadapi era inisiatif pekerjaan di masa depan (future of work initiative)," ujar
Hanif.
Selain itu, kerjasama dengan mitra Plus Three Countries (Jepang, Tiongkok, Korea),
Organisasi Internasional seperti Asosiasi Internasional Pengawas Ketenagakerjaan
(IALI) dan Organisasi K3 Asia-Pasifik (APOSHO) juga sangat diperlukan dalam
meningkatkan perlindungan pekerja, khususnya pada bidang keselamatan dan
kesehatan kerja.
Menaker berharap, ASEAN OSHNET dapat lebih aktif lagi dalam menemukan
inisiatif-inisiatif baru sebagai wadah kerjasama yang baik dalam mempersiapkan
negara anggota ASEAN untuk menjawab tantangan revolusi 4.0 khususnya
pelaksanaan K3.
"Indonesia merasa sangat beruntung dapat berpartisipasi aktif di dalam ASEAN
OSHNET, hal ini dapat mendorong penyempurnaan regulasi di bidang K3 yang pada
akhirnya harus sejalan dengan perkembangan K3 di tingkat ASEAN dan global,"
ucap Hanif.
Hal tersebut, lanjutnya, dapat mendorong terciptanya program-program K3 yang
lebih modern sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing usaha, serta
memotivasi praktik-praktik K3 di perusahaan dengan mengikuti program ASEAN
OSHNET Award.
Menaker Hanif Dhakiri saat Membuka The 6th ASEAN OSHNET Conference 2019
Merdeka.com
"Ke depannya semoga lebih banyak perusahaan-perusahaan di Indonesia dan
negara anggota ASEAN dapat berpartisipasi dalam kompetisi ASEAN OSHNET
Award, sehingga dapat memacu perkembangan pelaksanaan K3 di negara-negara
anggota ASEAN," tutur Hanif.
Dijelaskan Hanif , tahun 2019 ini merupakan tahun yang sangat istimewa, karena
ditahun ini usia perjalanan kerjasama ASEAN OSHNET telah mencapai 20 tahun dan
pada tahun 2019 ini juga, organisasi perburuhan internasional (ILO) genap berusia
100 tahun.
Sementara itu, Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor Leste, Michiko Miyamoto,
mengatakan bahwa konferensi ini merupakan wadah yang bagus untuk saling
berbagi pengetahuan terkait K3 dan bagaimana setiap negara anggota
mengimplementasikan K3 di negaranya masing-masing.
"Perubahan iklim, teknologi, dan sosial mempengaruhi perubahan K3 bagi pekerja,
sehingga penanganannya juga harus disesuaikan," ujar Michiko. [hhw]
Page 42 of 124.

