Page 92 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 08 JULI 2019
P. 92
Meskipun begitu, Setia memastikan Damri melakukan pembenahan status helper
dari kondisi tanpa ikatan kerja menjadi pegawai dengan status sesuai aturan
pemerintah. "Karena selama ini mereka direkrut oleh pengemudi," tutur Setia.
Setelah dilakukan tes terhadap sekitar 300 orang helper, dia mengatakan hanya 90
orang yang lulus tes dan bisa langsung bekerja. Hanya saja, Setia mengatakan
semua helper yang lulus tes mengundurkan diri karena melakukan protes.
Agar layanan helper di luar bus segera tersedia, Setia mengatakan Damri bekerja
sama dengan perusahaan outsourcing. Hal tersebut dilakukan agar segera
menyediakan helper sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.
"Dengan demikian helper lama dapat bekerja kembali melalui perusahaan
outsourcing apabila lolos persyaratan," kata Setia.
Setia mengatakan sistem tiket elektronik merupakan kebijakan penting DAMRI
untuk mengendalikan pendapatan. Ternyata, kata dia, tanpa helper di dalam bus,
pendapatan trayek Bandara Soekarno Hatta meningkat perhari hingga mencapai 40
persen.
Sebelumnya, Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darar Kementerian
Perhubungan (Kemenhub) Ahmad Yani mengatakan sebanyaj 14 bus Damri hanya
beroperasi di Bandara Soekarno Hatta hari ini (6/7). "Banyak yang nggak berangkat
karena aksi mogok," tutur Yani di Yogyakarta, Sabtu (6/7).
Yani memastikan saat ini, Kemenhub akan mengupayakan untuk membantu
penyelesaian permasalahan tersebut. Yani mengatakan Dirjen Perhubungan Darat
Kemenhub Budi Setiyadi akan bertemu dengan direksi Perum Damri.
Page 91 of 186.

