Page 12 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 FEBRUARI 2020
P. 12
Ida Fauziyah membalas langsung pesan itu, dia meminta Rita untuk mengirimkan
identitas kakaknya. Namun, Rita mengaku, paspor kakaknya ikut ditahan agar tak
melarikan diri.
Ida Fauziyah meminta tim untuk menelusuri keberadaan Sri. Rita mengatakan, tim
Kemenaker bisa menghubungi kakaknya via telepon, lantaran handphone kakaknya
selalu aktif.
"Sedang ditindaklanjuti sama tim," tutur Ida.
Beberapa hari setelahnya, Rita mengabarkan bahwa kakaknya ingin segera
melarikan diri ke KBRI di Arab Saudi. Mengingat, kata Rita, kondisi Sri semakin hari
semakin lemah.
"Bagaimana kalau kakak saya kabur ke KBRI sekarang, ibu? Apakah aman untuk
kakak saya? Maaf soalnya kakak saya sekarang kondisi fisiknya lemah, tapi harus
bekerja siang malam di rumah majikan tanpa digaji," kata Rita.
"Tadi kakak saya WhatsApp, katanya sekarang kondisinya capek banget, ingin
istirahat, kalau masih di rumah majikan tidak bisa istirahat," tutur Rita.
Pada 28 Januari, Rita kembali mengirimkan pesan ke Ida. Rita mengabarkan
kakaknya sudah dihubungi oleh tim Kemenaker untuk menjemput kakaknya. Rita
berterima kasih karena kakaknya sudah diselamatkan.
"Kakak saya tadi WA, katanya dapat WA dari Bapak Oscar sebagai perwakilan dari
Kementerian Tenaga Kerja yang akan menjemput kakak saya. Terima kasih banyak ,
ya, ibu, atas bantuannya," tutur Rita.
Staf Kemenaker dalam pesannya kepada kumparan mengatakan saat ini berada di
shelter Konsulat Jenderal RI di Jeddah. "Selanjutnya akan difasilitasi masalahnya,"
ujar pesan tersebut.
Page 11 of 76.

